Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Warga Kaimana Apresiasi P21 Kasus Korupsi Haji

0 750

Kaimana TN – Kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial keagamaan tahun 2011/2012 sudah mengalami titik terang, setelah dua tersangka yaitu RRS dan AH sudah dikirim ke pengadilan Tipikor Papua Barat di Manokwari beberapa waktu yang lalu.

Ungkapan apresiasi ini tidak hanya datang dari masyarakat biasa, tetapi juga datang dari kalangan penggiat anti korupsi kabupaten Kaimana. Salah satunya yaitu datang dari mantan ketua LP2TRI kabupaten Kaimana, Oknis Tutuhatunewa yang juga sebagai pelapor kasus korupsi dana haji, yang merupakan temuan LP2TRI.

 “Untuk pelimpahan tersangka dengan barang bukti ke pengadilan Tipikor Manokwari, saya selaku mantan ketua LP2TRI memberikan apresiasi yang sangat tinggi untuk penyidik polres Kaimana karena sudah berhasil mengirimkan dua tersangka tersebut. Walau agak terlambat memang, karena sudah hampir empat tahun penanganan kasus ini berjalan,” ungkap Oknis ketika dikonfirmasi diruang kerjanya (30/1).

Menurutnya, perlu dilakukan pemeriksaan ulang terhadap dua tersangka lainnya, sehingga dua tersangka lainnya yaitu ARS dan AHK bisa mengalami nasib yang sama dengan tersangka RRS dan AH. 

“Penanganan ini karena cukup lama, maka sudah ditangan beberapa kasat, karena ada pergantian kasat. Kami hanya berharap kalau bisa dilakukan pemeriksaan ulang. Itu juga kalau bisa, sehingga keterlibatan dua tersangka yang dari sini juga bisa terang benderang bagi masyarakat Kaimana,” lanjutnya.

Oknis juga berharap agar kedua tersangka lainnya bisa segera dinaikkan status berkasnya. “Yang dua RRS dan AH ini kan sudah P21 dan sudah dikirim ke pengadilan tipikor Manokwari. Sehingga kami berharap dua tersangka lainnya ini juga bisa segera dilimpahkan, sehingga penanganan kasus ini bisa segera diselesaikan. Karena masih ada beberapa kasus besar lainnya juga yang harus ditangani di Kaimana. Kalau bisa di awal Februari 2018 ini, dua tersangka lainnya juga bisa P21 sehingga bisa disidangkan,” ungkapnya berharap.(ode)