Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dua Kapolda Berkas YR “Aman”  Rodja Didesak Segera Tuntaskan

0 4

MANOKWARI,TN – Kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Kantor KONI Papua Barat dengan tersangka YR, hingga kini belum tuntas. Sesuai keterangan Direktur Reskrimsus Polda Papua Barat, berkas perkara dana hibah pembangunan Kantor KONI PB ini sudah dinyatakan lengkap alisas P-21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua sebelum perayaan Idul Fitri lalu.

Namun pihak penyidik Polda Papua Barat belum melakukan menyerahkan berkas dan tersangka kepada jaksa penuntut umum Kajati Papua untuk selanjutnya disidangkan.

Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy,S.H mengatakan, tidak jelas alasan penyidik Polda menahan tahap II berkas perkara ini, padahal penyidikan perkara ini sudah melewati dua Kapolda.
“Tidak jelas sama sekali alasan dan hambatan yang menyebabkan proses pelimpahan berkas perkara tersebut tidak berjalan sebagaimana lazimnya,” kata Yan Christian Warinussy, SH kepada Teropong News melalui telpon celulernya, Sabtu (29/07/2017).

Menurut Warinussy, tersangka YR saat ini dalam posisi penangguhan penahanan sejak tanggal 10 November 2016 lalu. Padahal, salah satu terpidana dalam kasus yang sama berinisial AR, sudah menjalani seluruh tahapan proses hukum.

“Sudah dua kali pergantian Kapolda Papua Barat, tapi kasus ini seakan tak mampu diselesaikan penyidik Ditreskrimsus Polda Papua Barat, . Kapolda Papua Barat yang baru, Brigjen Pol Drs Rudolf A.Rodja, diminta untuk segera tuntaskan kasus ini” tegasnya.

Yan mengharapkan, Kapolda baru secepatnya melimpahkan berkas perkara, barang bukti serta tersangka YR kepada Jaksa Penuntut umum di Kejaksaan Tinggi Papua dalam waktu dekat ini.

“Maksdnya pelimpahan perkara tersebut agar menghindari cercaan publik terhadap kinerja Polda Papua Barat, khususnya penyidik pada Direktorat Reskrim Khusus yang sudah bekerja maksimal selama ini” pungkasnya. (***)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: