Bendahara KPU-PB Kembali Dipanggil Kejaksaan

0
56
Korupsi KPU
Kasie Intel Kejari Manokwari, Irvan Bilaleya,S.H,M.H

 

MANOKWARI,TN– Kejaksaan Negeri Manokwari kembali memanggil Bendahara pengeluraan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Barat untuk dimintai keterangan terkait penggunaan dana pilkada serentak 2017 lalu.

Demikian disampaikan Kepala kejaksaan Negeri Manokwari, Agus Joko Santoso,S.H melalui kasie Intel, Irvan Bilaleya,S.H,MH kepada Wartawan di Manokwari, Sabtu (08/04/2017)

“Ya, senin pekan depan (hari ini) kami panggil kembali Bendahara pengeluaran KPU Papua Barat masih sebatas klarifikasi terkait penggunaan dana dana hibah yang digunakan untuk pilgub Papua Barat 15 Februari 2017 lalu” ungkap Irvan.

Sebelumnya kata Irvan, pihaknya telah memanggil sekretaris panitia lelang pengadaan barang dan jasa sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat Dina Kurniawati alias DK dan anggota panitia lelang, Margaline Kawai alias MK untuk dimintai keterangan oleh penyidik kejaksaan negeri Manokwari.

Ketua panitia lelang ini dimintai keterangan sejak pukul 11.00 WIT sampai pukul 15.30 WIT, Jumat (07/04/2017).

“Seharusnya mereka diperiksa Rabu lalu namun yang bersangkutan baru datang jumat kemarin, keduanya dipanggil masih sebatas klarifikasi seputar pengadaan barang dan jasa di KPU Papua Barat” ungkapnya.

Irvan menuturkan, DK sudah datang ke kejaksaan Negeri Manokwari pada Kamis (06/04/2017) karena tidak bisa memenuhi panggilan pada Rabu (05/04/2017) karena sedang berada di Jakarta.

“Kamis malam dia (DK) SMS saya dan mengatakan belum ada data lelang. Saya tidak balas ternyata Jumat pagi dia datang, berarti sudah ada data. Untung dia datang kalau tidak yah kita panggil lagi” jelasnya.(*)

Tinggalkan Komentar