Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tersangka Penjambretan dan Dugaan Kepemilikan Ganja Mulai Disidangkan

0 8

Kaimana, TN – Dua tersangka penjambretan bendahara kampung mulai disidangkan dipengadilan negeri Fakfak wilayah Kaimana, (5/12). Kedua tersangka ini masing-masing DN (40) dan UDN (53) ditangkap pihak aparat pada 21 Agustus 2017 yang lalu di kompleks Air Merah Kaimana kota.

Dalam sidang perdana yang dipimpin langsung oleh Hakim Ketua Heru Hanindyo, SH.MH.LLM yang juga adalah kepala pengadilan negeri Fakfak, didampingi hakim anggota Irvino, SH dan Agus Eman, SH hanya pembacaan materi pidana oleh jaksa penuntut umum.

Tidak hanya kasus penjambretan saja yang disidangkan, tetapi bersamaan dengan dua kasus lainnya yaitu kasus pencurian dan juga kasus pemerkosaan. Dua kasus lainnya ini pun masih sebatas pembacaan materi sidang dari jaksa penuntut umum.

“Tadi baru penyampaian materi sidangnya, baik kasus penjambretan, kasus pencurian dan pemerkosaan. Memang ada beberapa kasus lainnya juga yang akan disidangkan saat ini di Kaimana. Jadi materi sidangnya sudah selesai dibacakan, dan besok akan dilanjutkan lagi dengan agenda keterangan para saksi, ujar kepala pengadilan negeri Fakfak, Heru Hanindyo, SH.MH.LLM.

Kaitan dengan ancaman hukuman, kedua tersangka ini akan dikenai Pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951, sehubungan dengan perbuatan pelaku dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, dan juga Pasal 365 ayat 1 KUHP jo Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan hukuman 9 tahun penjara.

Selain itu, salah satu kasus lainnya yang juga akan disidangkan adalah dugaan kepemilikan satu linting ganja oleh tersangka MJL seberat 237,5 mg, yang berkasnya sudah dilimpahkan penyidik kepada kejaksaan pada 16 November yang lalu.

Dari kasus dugaan kepemilikan ganja ini, MJL dikenakan pasal 111 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 tentang Nakotika. Hukuman yang akan diterima tersangka minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun, serta denda minimal 8 Miliar maksimal 18 miliar.

Sementara itu, terkait dengan dimulainya penyelesaian kasus persidangan dipengadilan, sudah mulai dilakukan di Kabupaten Kaimana. Hal ini merupakan salah satu langkah positif dari pihak pengadilan untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kaimana.

Sejak beberapa waktu lalu, persidangan khususnya untuk kasus-kasus yang terjadi di Kaimana, sudah mulai disidangkan disini. Hal ini dilakukan agar ada jaminan kepastian hukum bagi masyarakat. Sehingga ketika masyarakat membutuhkan pelayanan dari pengadilan maka sudah tidak jauh-jauh lagi sampai mengurusnya ke Fakfak, ujar Heru ketika dikonfirmasi di kantor pengadilan negeri Fakfak . (rsw)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: