Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tembak Seorang Nelayan Di Jembatan Puri, Wadanyon Brimob : Sudah Sesuai Prosedur

0 568

Sorong TN, – Wadanyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Barat, AKP Jandri Deni Sairlela, mengatakan penembakan salah seorang nelayan di jembatan puri berinisial FK, Rabu (13/06) sudah sesuai prosedur.

“Penembakan ini sudah benar dan sesuai dengan prosedur yang ada di kepolisian. Dimana saat itu anggota kami sudah memberikan tembakan peringatan 3 kali di udara. Sebab FK sempat menganiaya anggota, bahkan ingin merampas senjata tersebut .” ujar Jandri saat di wawancarai awak media di Mapolres Sorong Kota.

Dirinya juga menegaskan, penembakkan yang dilakukan oleh personelnya di lapangan menggunakan peluru karet dan hampa. Dimana terdapat 3 peluru hampa untuk tembakan di udara, dan sisanya 17 peluru karet.

Adapun kronologisnya penembakan bermula saat FK menendang dagangan ikan milik warga yang berlokasi di jembatan Puri. Sebagai petugas keamanan diwilayah tersebut, anggota Brimob berinisial S ini pun menegur FK .

Tak terima dengan teguran tersebut, FK bersama rekan-rekannya menganiaya menganiaya S . FK juga sempat ingin merebut senjata milik Brimob tersebut, hingga akhirnya S mengeluarkan tembakan peringatan 3 kali ke udara.

“Peringatan tersebut tak juga diindahkan. Selain itu juga, karena merasa keselamatannya dalam bahaya, anggota kami terpaksa melumpuhkan FK dengan peluru karet. Dalam artian untuk membela diri, ”terangnya.

Sementara itu, FK masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Angkatan Laut pasca di lumpuhkan oleh anggota Brimob.