Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pukuli Supir, Ketua DPRD Raja Ampat Dipolisikan

0 616

Waisai, TN – Berthus Manufandu (42),  terpaksa melaporkan bosnya sendiri karena telah melakukan penganiayaan  terhadap dirinya. Hendrik Wairara, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD kabupaten Raja Ampat telah dilaporkan ke Polres Raja Ampat oleh supir pribadinya. Berthus Manufandu yang menjadi korban  mengaku dipukul dan ditendang oleh Hendrik pada Kamis 15 Februari 2018 di pantai WTC Waisai dan di rumah Ketua DPRD Raja Ampat .

Kapolres Raja Ampat AKBP EDY SETYANTO ERNING,  S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Raja Ampat, AKP Bernadus Okoka membenarkan informasi tersebut. Okoka menjelaskan bahwa korban melaporkan kejadian tersebut pada hari Jumat, tanggal 16 Februari 2018 di Sentra Pelayanan Keamanan (SPK).

“Korban melaporkan bahwa dirinya dianiaya oleh Hendrik Wairara sebanyak dua kali. Yang pertama dilakukan di sekitar pantai WTC dan yang berikutnya di kediaman Hendrik,” jelas Bernadus, Minggu (18/2)

Saat melaporkan kejadian tersebut, korban sempat dilarikan ke RSUD karena mengalami luka robek pada bagian bibir dan lebam di pipi sebelah kanan. Selain untuk perawatan, juga telah dilakukan visum terhadap korban di RSUD  yang akan digunkan sebagai bukti saat pemeriksaan. 

Bernadus juga menambahkan, saat itu pihaknya belum membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) karena kondisi korban masih sakit dan juga dibawah pengaruh miras.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPRD Raja Ampat, Hendrik Wairara masih belum bisa dikonfirmasi, meskipun media ini beberapa kali telah berusaha menghubungi via selulernya. (mdl)