Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Sulaiman Suu Ancam Pidanakan Bupati Sorong 

0 234

Sorong TN – Sulaiman Suu  pemilik hak ulayat tanah adat seluas 35000 hektar yang dipakai sebagai lahan transmigrasi di kabupaten Sorong Papua Barat, mengaku kecewa dengan Bupati Sorong sebagai tergugat prinsipal yang tidak memenuhi undangan Pengadilan Negeri Sorong pada mediasi ketiga, Senin (5/3).

“Saya sangat tidak puas karena bupati tidak hadir dalam mediasi ketiga, saya sangat menyesal, kenapa dia tidak hadir, kenapa dia cuman utus kuasa hukumnya, emangnya dia takut saya, kita kan sama-sama orang Moi kan,” ujar Sualiman Suu, Selasa (6/3).
Dirinya mengancam akan mempidanakan bupati Sorong, jika yang bersangkutan tidak hadir pada mediasi keempat yang dijadwalkan nanti pada pekan depan.
“Sampai kalau pada mediasi berikut dia (bupati) tidak datang lagi, berarti dia akan menghadapi masalah besar, itu pidana, kami akan pidanakan dia,” tegasnya dengan nada kesal.
Sementara itu, Kuasa Hukum Pemkab Sorong, Abdul Latif Lestaluhu, SH, kepada awak media di kantor PN Sorong menyatakan, mediasi kasus tanah Tranamigrasi telah gagal, sehingga bupati Sorong menggap sudah tidak lagi ada Solusi.
“Bupati Sorong sebagai tergugat I dalam hal ini menilai, sudah tidak ada lagi solusi, jadi silahkan saja lanjut ke proses persidangan,” ujarnya Abdul Latif.
Ditegaskan bahwa pihaknya akan hadir dalam mediasi berikutnya pada pekan depan. “Namun kami tegaskan sekali lagi bahwa mediasi sudah gagal,” imbuhnya kepada awak media. (*)