Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ini Alasan Penahanan 8 Tersangka Ditangguhkan 

0 0

Manokwari,TN- Setelah ditahan selama 15 hari dari masa waktu 20 hari berdasarkan Undang Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), maka Kamis, (18/05/2017) sekitar pukul 18.00 wit, 8 (delapan) orang Tersangka Dugaan Tindak Pidana bersama-sama melakukan kekerasan dan atau pengrusakan terhadap barang atau orang berupa rumah Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua Barat ditangguhkan penahanannya oleh Kapolda Papua Barat melalui Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir.Reskrimum) Kombes Pol.Bonar Sitinjak, SST, MK, SH, MH.

Penangguhan penahanan tersebut dapat terjadi atas permintaan keluarga dan tim penasihat hukumnya yang dipimpin Advokat Senior Yan Christian Warinussy dan Advokat Thresje Julianty Gasperz.

Yan Warinussy menjelaskan, penangguhan penahanan tersebut tidak berarti penyelidikan dan penyidikan perkara tersebut dihentikan, melainkan sebagai syarat para klien kami yang terdiri dari Joni Roy Marthen Ayok, Manfred Basna, Nelson Kocu, Demianus Kosamah, Yunus Yumara, Antonius Kosamah, Agustinus Safuf, dan Ogen Baru senantiasa akan menjalani masa wajib lapor 2 (dua) kali dalam seminggu, yaitu pada hari senin dan kamis.

Kegiatan wajib lapor akan dimulai hari Senin, 22/5 di Direktorat Reserse Kriminal Umum Podla Papua Barat dengan mengisi buku wajib lapor, sambil menunggu perkembangan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut dari kasus yang menyeret para mahasiswa dan pemuda asal Kabupaten Maybrat tersebut.

Sebagai penjamin atas penangguhan penahanan dari Joni Roy M.Ayok, dkk berdasarkan amanat Undang Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat dan KUHAP, kami selaku penasihat hukum para Tersangka tersebut senantiasa bersedia menjamin untuk menghadirkan para klien kami tersebut jika sewaktu-waktu diperlukan dalam rangka penyelidikan dan penyidikan kasusnya tersebut.(*)  

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: