Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pengrusakan Kantor Sekwan, Dua Anggota Dewan Terancam Dipidana

0 83

Fakfak TN – Pengrusakan terhadap sejumlah fasilitas Kantor Sekretariat DPRD Fakfak yang terjadi pada 31 Agustus 2017 lalu, berbuntut panjang. Saat itu, SH yang merupakan wakil ketua DPRD dari Partai Demokrat dan EBG, anggota DPRD politisi Partai Gerindra, diduga kuat mengamuk dan merusak beberapa fasilitas di Kantor Sekwan.
Kini, kasus tersebut memasuki babak baru dan berkasnya telah masuk meja Kejaksaan Negeri Fakfak. Polisi telah melimpahkan berkas kasus tersebut dan pihak kejaksaan menyatakan kasus tersebut layak diteruskan. 
“Berkasnya sudah masuk dan akan diproses lebih lanjut. Kami serius menangani masalah ini. Dan jika ada surat-surat perdamaian atau surat lain dari pihak tersangka, silakan dibawa saat proses pengadilan,” ujar Kajari Fakfak, Rilke Jeffri Huwae, SH. MH.
Jeffry meminta semua pihak kooperatif dalam masalah ini. Jeffry juga menegaskan bahwa, pihaknya akan menilai, dan jika terpaksa, kejaksaan akan melakukan upaya penahanan.
“Ancaman pidananya 7 tahun. Jadi bisa ditahyan jika diperlukan,” tegas Kajari.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Fakfak, AKP. Misbachul Munir, S.I.K. menyebutkan bahwa, berkas kasus perusakan Kantor Sekwan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Fakfak. 
“Keduanya telah berstatus tersangka dan berkasnya sudah kami kirim ke kejaksaan. Bisa dicek di kejaksaan,” ujar Munir.
Kasus ini mendapat perhatian yang cukup besar dari masyarakat. Apalagi, tahun 2018 ini bisa dikatakan sebagai tahun politik. SH maupun EBG tentu ingin melenggang ke gedung rakyat kembali. Namun, besar kemungkinan kasus ini akan menjegal langkah keduanya, jika tidak ada upaya ekstra untuk menghentikan kasus ini.
Dilain sisi, kasus ini menjadi peringkatan bagi para politisi, agar tidak berbuat yang bisa terseret ke arus hukum, yang bisa memupuskan hasrat politiknya. (wah)

Tinggalkan Komentar