Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pahami Hukum, Menuju Penerbangan Luar Negeri

0 51

BIAK, TN- PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Frans Kaisepo Biak Papua, telah menggandeng Kejaksaan Negeri Biak Numfor, untuk melakukan Memorandum of Understanding (Mou), tentang penanganan masalah Hukum Perdata dan Hukum Tata Usaha Negara.

“Bandar Udara Frans Kaisepo ini merupakan pintu masuk penerbangan yang sudah banyak dikenal. Tidak menutup kemungkinan akan adanya arus asing dan penerbangan asing, oleh sebab itu sudah seharusnya kami memahami betul tentang aspek hukum, agar kami bisa paham bagaimana jalur MOU dengan pihak negara luar,” kata GM PT Angkasa Pura I Bandar Udara Frans Kaisepo Biak, Djon Herry, diruang kerjanya, Selasa (3/7).

Menurutnya, untuk menjalin kontrak kerja sama dengan pihak luar Negeri, pihaknya harus memahami tentang bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum, agar tidak menyalahgunakan hukum yang ada di Indonesia.

“Oleh sebab itu, kini setiap bulan kami menggelar sosialisasi hukum kepada seluruh staff Angkasa Pura bersama pihak Perusahaan Penerbangan, supaya mereka bisa memahami produk hukum di Bandara,” jelasnya.

Ia bertekad, PT Angkasa Pura I harus meningkatkan pelayanan jasa penerbangan udara kepada konsumen Domestik bahkan Internasional yang menggunakan jasa penerbangan di Biak.

Mengingat, Biak merupakan pintu masuk penerbangan di kawasan kepulauan Pasifik dan Provinsi Papua serta Papua Barat.

“Sekarang sudah mulai terlihat, bahwa arus penerbangan sudah semakin meningkat. Perinsip saya, pelan tapi pasti, Penerbangan dari luar Negeri akan mulai beroperasi pada Tahun 2019 mendatang. Dengan begitu, Biak bukan hanya menjadi pintu masuk penerbangan, tetapi pintu masuk wisatawan Domestik dan Internasional juga,” terangnya. (des)