Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Orang Asing jadi pelaku Utama Kejahatan di laut Papua

0 93

Biak, TN – Terhitung dari bulan Januari hingga Juli tahun 2018 ini, Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) sepuluh (X) Jayapura berhasil mengungkap 4 kasus dan sejumlah Orang Asing sebagai pelaku ilegal. Para pelaku aksi ilegal kerap menyamar sebagai nelayan di perairan X Jayapura, untuk mengelabui petugas yang sedang patroli.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini dari Komandan Lantamal X Jayapura, Brigjen TNI Marinir, Ipung Purwadi mengatakan, pelaku aksi ilegal bukan hanya berasal dari wilayah Provinsi Papua saja, melainkan Orang Asing asal Papua New Guinea (PNG) juga sudah pernah ditangkap melakukan aksi ilegal dengan membawa barang haram. Bahkan, setelah mengelabui petugas dengan penyamarannya, para pelaku segera menukarkan barang bawaannya dan transportasinya.

“Untuk menangkal segala modus pelanggaran di perairan wilayah hukum X Jayapura, saya mengharuskan Lanal harus menggelar operasi dan patroli di laut. Sebab, aksi-aksi ilegal kerap menggunakan akses laut untuk mensukseskan visi dan misi kejahatannya,”katanya.

Adapun 4 kasus yang berhasil ditemukan Lantamal X Jayapura saat menggelar patroli yakni, penyelundupan 500 kg Kayu gaharu, ½ Ton buah pinang ilegal dari PNG, 28 kg Narkoba jenis ganda dan 24 kg sirip hiu. Aksi penyeludupan barang ilegal dan haram itu kerap ditemukan pada bagian perairan Utara Jayapura.

Dijelaskannya, 5 pelaku atas kasus penyelundupan 24 kg sirip hiu sudah diserahkan kepada konsulak PNG melalui Imigrasi Jayapura. Dalam hal ini, Lantamal X Jayapura sudah bekerja sama dengan Imigrasi Jayapura untuk menangani kasus yang dilakukan orang asing.

“Kami tidak punya wewenang memberikan sanksi kepada pelaku orang asing. Oleh sebab itu, kami sudah menjalin kerja sama yang baik dengan Imigrasi. Sebab, dalam hal ini imigrasi yang memiliki wewenang untuk memberikan sanksi dan deportasi yakni pemulangan secara paksa,”pungkasnya.
Sementara itu, walaupun tidak memiliki kekuatan pasukan yang besar, ia tetap gencar melakukan patroli dan menciduk setiap pelaku ilegal yang beraksi di wilayah hukumnya. Ia juga berupaya meningkatkan kualitas kinerja para intelejent untuk mengumpulkan informasi dan mencari tahu dalang atau otak aksi ilegal tersebut.

Lanjutnya, Lanal di wilayah hukum X Jayapura diharuskan rutin melakukan patroli dan pengawasan disetiap perairannya. Dikarenakan, hingga saat ini Kondisi legal activity atau yang dikenal dengan pelanggaran kerap terjadi di wilayah hukumnya.

“Untuk menangkal segala modus pelanggaran di perairan wilayah hukum X Jayapura, saya mengharuskan Lanal harus menggelar operasi dan patroli di laut. Sebab, aksi-aksi ilegal kerap menggunakan akses laut untuk mensukseskan visi dan misi kejahatannya,”imbuhnya.