Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Negara Bertanggung Jawab Terhadap Kasus Penembakan Deyai 

0 3

MANOKWARI,TN – Menyikapi penembakan yang diduga dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap warga sipil di Kabupaten Deiyai, Papua Negara Indonesia diminta pertanggung jawaban hukum.

“Melihat kondisi terakhir ketika masyarakat sipil  di Deiyai dengan mudah dan gampang ditewaskan oleh oknum aparat Polri dengan cara sewenang-wenang mengeluarkan senjata api sebagai alat negara yang sah. Buka mengayom dan siap melayani sesuai Undang-undang yang berlaku di negara ini, Jadi, Saya meminta negara harus bertanggungjawab memproses oknum pelaku dan komandannya yang melakukan tindakan penembakan tersebut secara adil” kata Tokoh Pemuda Papua, Yosak Saroi kepada wartawan di Manokwari, Jumat (04/08/2017)

Menurutnya, penggunaan sentaja api di Papua harus ada protap atau SOP khusus sesuai perundang-undangan yang berlaku. “Jika berhadapan dengan OPM silakan TNI/Polri maju dengan senjata lengkap karena mereka bersenjata. Jika menghadapi demo mahasiswa dijalan dan konflik warga di daerah/kampung kedepankan metode yang manusiawi, mengayomi dan melindungi,” tegas Kader GMNI itu.

Aparat negara tentunya adalah mereka yang terdidik dan memiliki kemampuan yang lebih mapan dibandingkan dengan masyarakat asli Papua. “kita  ingin bertanya ancaman yang diberikan oleh masyarakat sipil di Deiyai apakah benar-benar mengancam nyawa para aparat Negara dalam bertugas? Kalau Ya, Masyarakat berani  pakai senjata apa? Lalu, apakah aparat negara mendapat luka yang sangat mengancam nyawa atau salah satu dari aparat Negara tewas di tangan masyarakat Deiyai?” Tanya Dia.

Yosak menambahkan, aparat TNI/Polri tanpa ada pendidikan yang mapan tentang ideologi dan politik berbangsa dan bernegara pasti mereka akan menjadi sumber potensi konflik dan kriminal/pengacau kedaulatan bangsa.(***)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: