Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Miris, Begini Pengakuan Karyawan ‘Galaxy’ Yang Melarikan Diri

0 1.073

Sorong, TN –Panti pijat Galaxy Star di jalan Handayani KM. 10, kota Sorong kini tengah jadi sorotan masyrakat. Itu dikarenakan penggrebekan yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Sorong Kota, Selasa (18/09) karena diduga melakukan Praktik Prostitusi.

Selain diduga menawarkan jasa pijit plus-plus, ternyata banyak dari pengakuan terapis wanita yang merasa tidak nyaman bekerja dipanti pijat tersebut.

Dari pengakuan salah seorang karyawan wanita yang kabur. Sebut saja Mawar, dia melarikan diri dari Galaxy dikarenakan tidak tahan denganaturan yang diberlakukan ditempat itu.

Mawar mengaku kerap kali di denda hingga puluhan juta rupiah jika melakukan pelanggaran sekecil apapun itu.

“Ya misalnya kita nolak tamu gitu, dendanya ya suka-suka dia (Mami). Dendanya mulai dari 500 ribu sampai 5 jutaan. Kalo kita coba kabur dendanya 25 juta,”ujar Mawar.

Mawar menyebutkan, saat ini, hutang atau denda yang diberikan kepadanya sudah berjumlah 80 juta rupiah. Oleh karena itu ia memilih kabur dengan cara melompat pagar Galaxy Star.

“ Saya melarikan diri karena udah gak betah dan tertekan disitu. Sedangkan upahnya aja Cuma 15 ribu perjam, tapi itu dulu, sekrang harus bayar sprei 10 ribu jadi otomatis kita cuma terima 5 ribu saja perjamnya,”tutur Mawar.

Lebih ironisnya lagi, saat proses perekrutan, ada calon karyawan yang ditawarkan bukan bukan kerja di panti pijat.

Melati (samaran), juga karyawan Galaxy yang berhasil kabur mengaku saat direkrut mulanya dijanjikan untuk kerja di salon ternyata setelah d Sorong kerja di panti pijat.

“aku enggak nyangka sampai disini kerja beginian,”kata melati.

Diketahui, ternyata berita terkait human trafficking yang menyebut nama salah satu panti pijat di kota Sorong ini telah viral di wilayah Lampung.