Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Miliki 511 Jerigen CT, SHS Jalani Sidang di PN Sorong

0 33

SORONG TN – Samuel Hamonangan Sitorus (SHS) yang terjerat kasus kepemilikan 511 jerigen Cap Tikus, Senin (8/1) kemarin menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Sorong.

Sidang dipimpin oleh hakim Timotius Djemey, SH,  dan Haksa Penuntut Umum, Zenericho, SH serta penasehat hukum terdakwa, Hadi Tuasikal, SH., MH dan Areos Borolla, SH.

Dalam dakwaan penuntut umum, Samuel Hamonangan Sitorus diduga menjual minuman keras jenis Cap Tikus, yang didatangkan dari Manado dengan cara memesan, selanjutnya diantarkan langsung ke gudang milik terdakwa yang berada di Tampa Garam.

Untuk mendapatkan CT tersebut, terdakwa membelinya dengan harga 900 ribu rupiah jika pesanan dibawah 300 jerigen ukuran 25 liter. Namun kalau jumlah pesanan mencapai 500 jerigen harga bisa mencapai satu juta rupiah.

Tak tanggung-tanggung anak terdakwa membeli CT dengan kadar alkohol 31 persen ini sebanyak 511 jerigen.

Minuman keras itu kemudian dijual lagi seharga Rp 1.300.000 apabila ada yang memesan 5 hingga 20 jerigen. Jika pesanan mencapai 20 jerigen keatas dihargai Rp 1.200.000.

Dari penjualan CT terdakwa mendapatkan keuntungan 51 hingga 102 juta rupiah.

Bisnis penjualan CT akhirnya terbongkar ketika tim Polda Papua Barat melakukan pemeriksaan  terhadap sopir mobil angkot  Lexy Kasaluhe yang sempat diperiksa sebagai saksi. Saat itu   tengah membawa 3 jerigen CT menuju ke Kampung Bugis Km 10 masuk, Kota Sorong.

Setelah diinterogasi saksi akhirnya memberikan keterangan kalau CT di dapat dari gudang milik terdakwa yang ada di Tampa Garam. 

Tim Polda Papua Barat kemudian melakukan penggeledahan, ditemukanlah 511 jeriken CT ukuran 25 liter.

Sehari kemudian, Senin tanggal 23 Oktober 217 sekitar pukul 16.00 WIT terdakwa ditangkap setibanya dari Jakarta.

Atas perbuatannya ini, terdakwa dijerat dengan pasal 204 ayat 1 KUHP atau kedua pasal 71 ayat 2 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. 

Sidang yang dipimpin hakim Timotius dilanjutkan Senin pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi.(*)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar