Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Melawan Saat Ditangkap, Polisi Hadiahi Timah Panas Perampok Nasabah Bank

0 921

Sorong TN – Kepolisian Resort Sorong Kota berhasil menangkap empat pelaku spesialis pencurian lintas Provinsi, Selasa (30/01) di Bandara Deo. Para pelaku hendak meninggalkan kota Sorong menuju Jakarta dan kembali ke Palembang usai merampok nasabah Bank.

Pelaku yakni Ali Hanafi (41) , Muhammad Hata (30), Endi Susanto (37) dan Hambali (32) warga Palembang ini juga dihadiahi timah panas lantaran mencoba kabur sesaat setelah diringkus.

Kapolres Sorong Kota AKBP Mario Christy P. Siregar S.Ik didamping Kasat Reskrim AKP Eddwar M. Panjaitan dan Kabag Ops. AKP Eko Yusmiarto S.Ik saat menggelar press release di Mapolres Sorong, Rabu (31/01), mengatakan modus operandi yang dilakukan oleh pelaku adalah memecahkan kaca mobil korban dengan menggunakan busi pemecah kaca.

“Kita bisa mengungkap karena adanya CCTV di kota Sorong berdasarkan pantau Command Center Polres Sorong kota , disitu terlihat bagaimana para pelaku mengikuti korban,”kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, tersangka melakukan aksinya di Pasar Remu depan rumah makan Sop saudara, Selasa (30/01).

Selain di Palembang,lanjut Kapolres, keempat pelaku ini pernah melakukan aksinya di kampung rambutan, Jakarta. Mereka sudah berada di Sorong ejak tanggal 19 Januari 2018 dan sudah terencana dengan rapi aksi mereka untuk melakukan pencurian.

Kapolres menjelaskan, Ali Hanafi bersama dengan Mummad Hata menggunakan mobil avansa putih ini memantau setiap orang yang keluar dari Bank dan membawa barang bawaan agak berat , saat korban keluar dari bank sambil membawa barang bawaan agak berat, Ali Hanafi dan Muhammad Hata malaporkan kepada kawannya yakni Endi Susanto dan Hambali untuk mengikuti korban yang menggunakan mobil mitsubisi X linder B 1819 warna cokleat metalik, pelaku pun mengikuti dengan menggunakan motor matic.

para pelaku mengikuti korban dari Bank Papua, Jalan Jenderal Ahmad Yani menuju rumah makan Sop saudara di Pasar Remu,saat melihat korbannya lengah pelaku memecahkan kaca mobil korban dengan menggunakan busi pemecah kaca dan berhasil mengambil uang korban yang di letakkan di bawah jok mobil korban lalu melarikan diri.

Setelah itu para pelaku menuju tempat kos di jalan sungai maruni KM 10 masuk .Disana mereka bagi hasil setiap satu orang mendapatkan 5 juta. Setelah bagi hasil para pelaku berangkat menuju aimas untuk menabungkan sisa uang tersbut di salah satu bank yang ada di Aimas,

“Adapun barang bukti yang kami amankan yaitu uang tunai milik korban Rp. 155 juta, boarding tiket , handphone , mobil avansa putih dan motor Xeon warna biru,”ujar Kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Keempat pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1,4 dan 5 dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun penjara. (Meg).