Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

LP3BH Dukung KPK Ungkap Pelaku Siram Air Keras Novel

0 0

Manokwari,TN- Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) dan pribadi saudara Novel Baswedan, penyidik senior KPK yang sedang mengalami tragedi penyiraman air keras ke wajahnya, Selasa (11/4) seusai salat subuh di mesjid dekat rumahnya di bilangan Pegangsaan 2, Kelapa Gading – Jakarta.

Tindakan oknum-oknum tak dikenal tersebut yang dilakukan terhadap saudqara Novel disaat dirinya secara pribadi dan dalam kapasitas sebagai salah satu penyidik senior KPK tengah gencar-gencarnya “membongkar” kasus dugaan tindak pidana korupsi E-KTP yang bernilai trilyunan rupiah tak bisa dilihat terpisah.

Sebagai salah satu aparat penegak hukum berlatar belakang hukum pidana (crimibnal law), saya menilai bahwa dugaan yang dilandasi oleh curiga dalam upaya mengungkap kasus yang menimpa saudara Baswedan harusnya menjadi pilihan utama dari KPK dan Polri dalam memulai pengusutan kasus “siraman air keras” tersebut secara tajam, transparan, imparsial dan adil.

LP3BH secara kelembagaan sangat mengutuk keras tindakan tidak manusiawi dan melawan hukum tersebut dan mendesak jajaran pimpinan KPK untuk memperbaiki segera menejemen perlindungan dan keamanan bagi para penyidiknya serta pegawai di komisi anti rasuah tersebut.

Tragedi yang dialami saudara Novel seharusnya menjadi dasar pijak untuk tetap melanjutkan kerja-kerja KPK yang tanpa kenal lelah terus berupaya memperbaiki menjemen pengelolaan negara ini dari perbuatan pidana korupsi yang sudah bagai mewabah pada hampir seluruh elemen penyelenggara negara dan swasta dalam 10 tahun terakhir ini.

Sekaligus pada saat yang sama, seyogyanya KPK juga mulai merumuskan dan menyusun prosedur tetap (protap) pengamanan internal (internal security) bagi kelembagaan tersebut termasuk terhadap para pimpinan, serta penyidik yang menjadi ujung tombak pemberantasan Tindak Pidana Korupsi deasan ini di Indonesia.

“LP3BH juga mendesak Presiden Joko Widodo dan jajaran pemerintahannya untuk memberikan dukungan politik penuh kepada KPK dan Polri dalam mengungkap siapa dalang dan pelaku lapangan dari aksi siraman air keras ke wajah salah satu penyidik senior KPK tersebut dan menyeretnya ke pengadilan” tulis Direktur LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy,S.H melalui press releasenya yang diterima Teropong News, Rabu (12/04/2017)

Supremasi hukum sebagai panglima seharusnya tetap dijaga dan dirawat serta dikedepankan di negara demokrasi moderen yang bernama Indonesia ini dan itu sangat ditentukan oleh adanya kemauan politik (political will) dari Sang Kepala Negaranya sendiri dan jajaran pemerintahannya tentu. 

LP3BH meminta dengan tegas kepada Kapolri dan jajaarannya mampu segera mengungkap motif dan dalang serta pelaku yang dapat dimintai pertanggung-jawaban hukumnya dalam kasus yang menimpa saudara Novel Basewedan tersebut demi terwujudnya semboyan abdi hukum di Indonesia…”Fiat justitia ruat coelum” yang artinya hukum harus ditegakkan kendatipun langit akan runtuh”.(*)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: