LBH di Sorong “Kutuk” Serangan Terhadap Novel 

0
79

Sorong TN, Gelombang reaksi mengecam serangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan terus mencuat dari penjuru tanah air. 

Ketua LBH Pro Justisia Papua (JP), Abdul Azis, SH menyatakan kasus serangan terhadap Novel menggambarkan makin parahnya prilaku koruptor di negara ini. 

Menurut Azis,  Indonesia sudah masuk kategori stadium akhir dalam masalah korupsi. ” Negara sudah harus memberlakukan darurat korupsi, harus ada tindakan yang lebih tegas”, ujarnya (12/9).

Pernyataan senada juga dilontarkan Ketua LBH Keadilan Masyarakat dan Pers  Papua Barat (KMP2B), Moh. Iqbal Muhidin,SH. Menurutya serangan terhadap penyidik KPK itu merupakan bentuk nyata kriminalisai dan premanisme terhadap KPK. ” Dalangnya jelas koruptor yang merasa terganggu dengan keseriusan penyidik KPK “, kata Iqbal melalui telephon selulernya (12/4).

Sebelumnya presiden Jokowi terlihat  murka setelah mengetahui kejadian biadab itu.

Juru Bicara Presiden, Johan Budi mengatakan Presiden Joko Widodo sudah mengetahui kabar penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Johan mengatakan Presiden Jokowi pasti berharap kasus Novel segera diusut. “Tentu Presiden berharap kasus segera diusut tuntas dan mengecam perbuatan terhadap Novel,” kata dia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 11 April 201, dilansir Tempo.

Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor matic pada Selasa subuh 11 April 2017. Kejadian berlangsung setelah Novel salat subuh di dekat kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Budi mengatakan Novel Baswedan sudah beberapa kali mengalami serangan. “Ini bukan yang pertama terjadi,” kata dia. Selain Novel, penyidik KPK lainnya juga pernah mengalami teror.(*)

Novel Baswedan saat ini sedang menyidik perkara megakorupsi kartu tanda penduduk elektronik atau E-KTP. Ia pernah memimpin penyidikan berbagai kasus besar. Salah satunya adalah kasus korupsi simulator SIM di Kepolisian.

Tinggalkan Komentar