Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kasat Reskrim R4: Kasus Penganiayaan Oleh Oknum Ketua DPRD Tetap Diproses

0 238

Waisai,- Pasca momen libur lebaran 2018, Satuan Reskrim Polres Raja Ampat kembali bergiat melanjutkan pemeriksaan dan penyidikan dalam sejumlah kasus yang ditanganinya. Dua kasus yang cukup menjadi perhatian yakni penganiayaan oleh oknum pejabat DPRD Raja Ampat dan pencemaran nama baik di media sosial.

Kapolres Raja Ampat, melalui Kasat Reskrim, AKP. Bernadus Okoka, S.E menjelaskan bahwa dalam kasus penganiayaan oleh oknum pejabat DPRD Raja Ampat yang dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Okoka menjelaskan, penyidik telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, namun kurang lebih telah dua kali tidak digubris.

“Kasus ini tetap akan kami proses, selain dikarenakan permintaan dari pihak keluarga korban mengenai kejelasan kasus ini, kami juga ingin menjelaskan bahwa walaupun dirinya pejabat, tidak lantas berbeda di mata hukum,” ujar Bernadus Okoka kepada awak media diruang kerjanya.

Sedangkan, mengenai kasus pencemaran oleh tersangka DJ Stefano Aka Yoris Omkarsba (50) yang telah dikenakan Pasal 45 ayat 3 juncto pasal 27 ayat 3 UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 19 tahun 2016 dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda 750 juta Rupiah telah dilimpahkan tertanggal 25 Juni 2018 ke Pengadilan Negeri Sorong.

“Perkembangan perkara sedang menunggu penetapan oleh jaksa penuntut umum. Secara rutin pun tersangka telah melakukan tugasnya yakni laporan dua kali seminggu sebagai tahanan wajib lapor di Polres Raja Ampat. Kami kenakan demikian juga karena tersangka pernah menjadi DPO kami,” tegas Kasat Reskrim.