Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kapolda : “Anggota Polisi Yang Disersi Pasti Saya Pecat”

0 24

MANOKWARI,TN- Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat, Brigjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar,M.Si akan menindak tegas anggotanya yang tidak disiplin dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Hal ini disampaikan Brigjen Pol Martuani Sormin Siregar saat memimpin apel di Lapangan Mapolda Papua Barat, Senin (03/07/2017) pagi.

Menurut Kapolda, setiap anggota Polisi harus melaksanakan tugas dengan baik sehingga keamanan di Polda Papua Barat terjamin aman, terkendali, maka masyarakat juga tentram.

Karena itu, anggota kepolisian tidak boleh malas melaksanakan tugas jika terjadi disersi maka tidak ada ampun, tetap dipecat dari korps bhayangkara.

“Menyangkut anggota polda papua barat yang Disersi, tidak ada ampun lagi apabila terbukti 30 hari berturut-turut tidak melaksanakan tugas maka proses dan dipercat, tidak ada tawar-menawar lagi” demikian disampaikan Kabid Humas, AKBP Hary Supriyono kepada wartawan di Ruang kerjanya, Senin (03/07/2017) meniru pernyataan Kapolda saat memberikan arahan apel pagi.

Hal ini menjadi komitmen Kapolda Martuani Sormin Siregar untuk memberikan efek jera bagi oknum anggota polisi yang mencoba tidak disiplin melaksanakan tugas, kemudian membuat kamtibmas menjadi tak aman.

Jenderal bintang satu ini menghimbau kepada semua anggota Polisi di jajaran Polda Papua Barat agar tetap disiplin dalam melaksanakan tugas negara, melindung dan mengayom masyarakat.

Dalam apel pagi, Kapolda juga menegaskan bahwa meski dalam operasi ramadnia 2017 ini situasi Kamtibmas Polda Papua Barat aman terkendali, namun telah terjadi beberapa kejadian yang mengarah ke Kepolisian, seperti di Mapolda Sumut dan Mabes Polri.

“Makanya untuk anggota Polda Papua Barat harus kita ekstra hati-hati karena sel-sel isis itu sudah di Papua Barat tinggal menunggu lengahnya kita (Polisi), karena pengamanan harus dimaksimalkan, anggota lalu lintas yang dilapangan mengatur jalan harus diback-up satuan sabhara atau Brimob” ingatnya.

Dia menekankan agar Pengamanan secara maksimal ini harus dilakukan hingga ke jajaran Polres hingga Polsek dengan dilakukannya pelatihan penanggulangan ancaman teroris.(***)