Ini 8 Tersangka Perusak Rumah Ketua Bawaslu PB

0
71
Kapolres Manokwari
Kapolres Manokwari, AKBP Chirstian Rony Putra,S.IK,M.H

Manokwari TN– Kapolres Manokwari, AKBP Chirstian Rony Putra,S.IK,M.H mengatakan, dari 8 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana perusakan rumah Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Ishak H.E. Warimori dan rumah Kabag Hukum Sekretariat KPU-PB, Jhon Jitmau, Rabu (03/05/2017) pukul 21.00 WIT di Kawasan Angkasa Mulyono, Kabupaten Manokwari ternyata ada menantu kandidat calon bupati Maybrat nomor urut dua.

Penetapan anak mantu kandidat calon bupati Maybrat nomor urut dua berinisial JMA alias Jhon sebagai tersangka karena diduga merupakan aktor atau otak dari kasus tindak pengrusakan rumah milik orang nomor satu di Bawaslu Papua Barat itu.

“Dari 8 orang yang telah resmi kita tetapkan sebagai tersangka, ada satu orang yang menjadi otak pelaku pengrusakan yaitu JMA alias Jhon, dia adalah anak mantu dari anak mantu kandidat calon bupati nomor urut 2 Kabupaten Maybrat” Kata Kapolres Manokwari, AKBP Christian Rony Putra,S.IK,M.H kepada awak media di halaman Mapolda Papua Barat, Jumat (05/05/2017)

Dikatakan Kapolres, bukan sebagai aktor saja tetapi JMA terlibat langsung memimpin 19 rekan lainnya melakukan tindak pidana pengrusakan rumah Ketua Bawaslu dan Kabag Hukum Sekretariat KPU Papua Barat Rabu malam lalu.

Diketahui pasca pengrusakan, Polisi mengamankan 18 orang yang diduga sebagai pelaku. Namun, dari pemeriksaan dan alat bukti hanya 8 orang yang ditetepkan sebagai tersangka pengrusakan, kemudian penyidik menetapkan lagi JMA sebagai aktor tindak pidana pengrusakan.

Sementara itu istri ketua Bawaslu Papua Barat, Ana Ahab menerangkan bahwa pada Rabu (03/05/2017) pukul 21.00 WIT ada beberapa orang datang dan mengetuk pintu rumahnya serta memanggil nama suaminya.

Pada saat itu Dia bersama anak perempuanya sedang berada dalam rumahnya tetapi tidak merespon mereka, tiba-tiba terdengar bunyi kaca depan rumah dan samping pecah. Ana menduga para pelaku memecahkan kaca dengan parang, kejadiannya berlangsung selama 5 menit.

“Mereka membawa parang dan panah” kata Ana Ahab kepada awak media saat mendatangi Rumahnya di kawasan angkasa, Manokwari, Jumat (05/05/2017)

Ana menjelaskan, setelah mendengarkan bunyi kaca pecah langsung menelpon suaminya, Ishak kemudian datang ke rumahnya tetapi para pelaku sudah tidak ada di TKP.

Hingga saat ini Ketua Bawaslu Papua Barat, Ishak H.E. Warimori belum berhasil dihubungi terkait pengrusakan kediamannya.(*)

Tinggalkan Komentar