Hari Ini, Jaksa Periksa Kabid Anggaran BKAD Pemprov PB

0
96

Manokwari,TN- Kejaksaan Negeri Manokwari berkomitmen untuk mengungkap kasus dugaan korupsi dana pilkada Provinsi Papua Barat yang dilaporkan masyarakat hingga tuntas.

Hal ini dilihat dari keseriusan penyidik Kejaksaan Negeri Manokwari melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang dianggap mengetahui persis proses pencairan hingga penggunaan dana pilkada Papua Barat senilai Rp 506 milyar itu.

Kepala kejaksaan negeri Manokwari, Agus Joko Santoso melalui Kasie Intel, Irvan Bilaleya,S.H,M.H kepada wartawan di Manokwari, Sabtu (25/03/2017) mengatakan, pihaknya akan memamggil kepala bidang bendahara anggaran BKAD Pemerintahan Provinsi Papua Barat untuk diklarifikasi terkait jumlah pencairan dana pilkada yang disetujui DPR-PB

“Kami mau klarifikasi di Kabid Bendahara Anggaran BKAD Pemprov Papua Barat yaitu jumlah dana pilkada Papua Barat 2017 yang disetujui DPR-PB, kan dia ada notulen atau risalah sidang” ucap Kasie Intel, Irvan Bilaleya kepada awak media di ruang kerjanya.

Sebab infiormasi yang beredar, dana pilkada yang disetujui DPR Papua Barat sebesar Rp 506 milyar, namun yang dicairkan kepada KPU sebesar Rp 300 milyar, karena itu perlu diklarifikasi.

Sebelum, pada kamis (23/03/2017) pekan lalu penyidik tindak pidana korupsi kejaksaan negeri Manokwari telah melakukan klarifikasi terhadap bendahara pengeluaran dan bendahara pembantu Sekretariat KPU Papua Barat terkait laporan masyarakat ini.

Sepuluh jam diperiksa, penyidik kejaksaan negeri Manokwari menilai kedua bendahara KPU-PB ini sangat kooperatif memberikan keterangan, dan semuanya sesuai dengan keterangan masyarakat, sehingga tidak ada fitnah.

Bilaleya menuturkan, dalam tahapan pulbaket ini penyidik telah meminta klarifikasi keterangan dari 4 orang, “akan menyusul lagi orang lain untuk kami minta klarifikasi, agar laporan masyarakat terkait dana pilkada ini terbuka” ujarnya.

Jaksa akan mengungkap kasus ini dari hulu ke hilir, sehingga tidak ada permain atau mencari kesalahan orang lain tetapi benar- benar punya bukti yang kuat, maka dapat ditingkatkan ke penyidikan.(ars) 

Tinggalkan Komentar