Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Fahmi Macap: YO Harus Harus Bertanggung Jawab

0 0

Sorong TN.Com – Ketua Karateker Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Raja Ampat, Fahmi Macap meminta kepada ketua FK-GEMURA inisial YO untuk pertanggungjawabkan pernyataannya di media sosial (FB). YO menyatakan bahwa pemerintah Kabupaten Raja Ampat mencairkan dana bantuan sosial kepada KNPI Ilegal.

“Saya pikir bahwa dia (YO) harus menjelaskan pernyataannya itu, bahwa yang ilegal itu yang mana menurut dia, karena bahwa hari ini KNPI yang dipimpin oleh Bung Yanto Ijie sampai pada kami itu sah, ngapain kalau ilegal kita mau boro-boro bertarung di raja ampat,” tegas Fahmi kepada Media ini melalui sambungan telepon, Minggu (05/03/17) malam.

Menurut pria kelahiran Misool ini, apabila dia (YO) orang yang berpendidikan maka jangan jadikan media sosial (FB) sebagai media yang mengadu domba pada kelompok tertentu, “Ini bukan mental anak raja ampat, jika ini menjadi sesuatu yang tidak baik bagi kita, maka kita akan mengambil langkah lainnya,” kata Fahmi.

Lebih lanjut mantan ketua umum Badan Koordinasi (BADKO) HMI Papua – Papua Barat ini mempertanyakan status dirinya (YO) sebagai ketua FK Gemura. Kata Fahmi, FK-Gemura sudah lama tidak aktif dan dipastikan bahwa organisasi tersebut (FK GEMURA) telah bubar sejak lahirnya FORBES-FORBERAP yang dibentuk pada tahun 2004 di Aula Auditorium Bank Papua Sorong.

“Mau jadi ketua sampai berapa  lama sih, emangnya ga ada pergantian. FK-GEMURA sudah selesai alias mati 10 tahun yang lalu yang ditandai dengan lahirnya FORBES FORBERAP. Saat itu dibentuk tahun 2004 di aula auditorium Bank Papua Sorong. Kok, sekarang aneh saja tiba-tiba ada yang muncul dengan FK GEMURA. Selama ini tidur ka,” tegas Fahmi.

Selain itu, Fahmi mengatakan bahwa dirinya akan mengakui apabil pernyataan yang disampaikan YO merupakan hasil kajian bersama, namun, apabila statment YO hanya seorang diri dan mengatas-namakan pemuda raja ampat maka hal tersebut baginya tidak benar.

“Kalau hanya bicara sendiri baru mangatasnamakan pemuda raja ampat itu tidak benar, kalau bicara ada kajian ilmiah dan keputusan bersama secara mufakat disiarkan ke berbagai media itu baru benar, bukan di FB,” kata Fahmi.

Oleh karena itu, Fahmi meminta kepada seluruh pemuda di raja ampat untuk bersama-sama membangun raja ampat kedepan agar lebih baik. “Bukan saatnya lagi untuk saling menghujat, mari pemuda raja ampat kita sama-sama rapatkan barisan untuk mebangun raja ampat agar lebih baik kedepan,” pungkasnya.

Fahmi masih mempertimbangkan upaya hukum untuk menuntut YO. YO bisa dikenakan undang-undang IT karena telah menyebarkan kebohongan melalui media sosial tentang KNPI  ilegal.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari FK-GEMURA. (*)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: