Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dua Kapal Pengangkut Kayu Ilegal, Diamankan Tim Gabungan Lintas Sektoral

0 151

Sorong, TN – Sebanyak 223 meter kubik kayu olahan jenis Merbau siap eksport berhasil digagalkan tim gabungan lintas sektoral yang terdiri dari Lantamal XIV Sorong, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, Selasa (10/4) dini hari.

Ratusan kayu olahan itu digagalkan di kawasan perairan hutan Cagar Alam Salawati Utara Kabupaten Sorong Papua Barat.

“Saat malam penggrebekan berdasarkan dokumen ada 223 meter kubik kayu olahan jenis merbau, kami mnduga kayu-kayu tersebut akan dibawa ke luar Sorong, karena sudah siap dimasukan dalam konteiner,” ujar Kasubdit Pencegahan Pengamanan Kehutanan Wilayah Papua Maluku Sulawesi, Rudianto Saragih Napitu.

“Dikatakan, 223 meter kubik kayu olahan itu, jika ditaksir akan berkisar Rp1.8 miliar,” ungkapnya.

Kedua kapal KLM Sinar Maros dan KLM Arjuna Putera 04 yang mengangkut 223 meter kubik kayu olahan jenis merbau itu, saat diamankan tim gabungan lintas sektor di perairan kota Sorong dengan pengawasan ketat.

Wakil Komandan Lantamal XIV Sorong, Kolonel Llaut Alex Sahril, kepada awak media mengatakan, penyelundupan kayu ilegal perlu diwaspadai.

“Saat ini kita harus waspada terhadap penyeludupan kayu, utamanya kayu ilegal yang tidak memiliki dokumen resmi, karna itu sangat membahayakan hutan,” jelasnya. (*)