Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Direktur Utama PT. JMP : Saham Yang Diklaim Gofur itu Saham Fiktif

0 1

Sorong,TN– Direktur Utama PT. Jaya Molek Perkasa, Stefina Disma Arlinda menegaskan klaim Mochamad Ali Gofur atas kepemilikan saham sebanyak 250 dari 1000 saham yang ada di perusahaannya, itu adalah saham fiktif.

Pernyataan ini disampaikan Stefina Disma Arlinda guna mengklarifikasi stetmen Mochamad Ali Gofur yang disampaikan oleh kuasa hukumnya Jatir Yuda Marau S.H, C.L.A, sebagaimana dimuat TeropongNews pada edisi, Kamis (31/03/2017) lalu.

“ Dia punya saham fiktif loh, boleh ditanya ke notaris ( Tiur Tamara,S.H, M.Kn,-red). Jadi sebelum tanda tangan waktu itu notaris tanya, ini bagaimana sahamnya? ini saham fiktif saja. Mengingat untuk berdirinya suatu Perseroan Terbatas (PT) itu kan memang diperlukan tiga pengurus dan tidak boleh sahamnya nol persen,” ujar Linda saat ditemui TeropongNews di kantornya, Jumat (31/03/2017) malam sekitar pukul 20.15 Wit.

Kalau benar dia (Gofur-red) mempunyai saham sebanyak 250 yang nilainya Rp 250 juta di Jaya Molek Perkasa, Linda mengatakan bukti kwitansinya mana. “ boleh cek rekening koran saya dari sejak berdirinya PT ini tanggal 29 April 2016 lalu, ada ngak uang Rp 250 juta dari rekening Muhammad Ali Gofur yang ditransper ke rekining saya,” ungkapnya.

Justrus ia, kata dia, yang bisa  menuntut Mochamad Ali Gofur karena yang bersangkutan sudah mengambil uang (berutang-red) kepadanya. Dimana untuk bukti utang itu ada kwitansi dan rekening koran transpernya.

Dalam klarifikasinya, Ibu cantik itu juga mengatakan, tidak pernah memberhentikan Mochamad Ali Gofur dari jabatan Direktur oprasional melalui Short Massage Service (SMS). “ Saya tidak pernah berhentikan dia lewat SMS,” terang Arlinda pada wartawan.

Ia mengaku, sudah mengundang yang bersangkutan untuk RUPS Istimewa namun Gofur yang tidak pernah datang.  “ Kita sudah beberapa kali mengundang dia untuk gelar RUPS Istimewa namun yang bersangkutan tidak penah datang. Bahkan kami sempat minta tolong kepada orang Arfindo untuk cari dia,  tapi masih di depan  pintu pagarnya, dia (orang arfindo) sudah usir oleh Gofur,” ungkapnya.

Besar dugaan Gofur menghindar karena yang bersangkutan masih terikat utang yang belum terbayarkan. Disamping itu karena merasa bersalah karena tidak becus dalam menyelesaikan tanggungjawabnya sebagai Direktur oprasional.

Sebelumnya, terkait hal ini, Mochamad Ali Gofur melalui kuasa hukumnya Jatir Yuda Marau, S.H, C.L.A,  mengatakan, berdasarkan Akta Pendirian Perusahaan Nomor 25 tanggal 29 April 2016 yang dibuat dihadapan Notaris Tiur Tamara, S.H, M.Kn, kliennya merupakan salah satu pemegang saham yang sah pada Perseroan Terbatas (PT) Jaya Molek Perkasa.

Dimana kliennya memiliki saham sebanyak 250, dari total 1000 saham yang nilai nominal keseluruhannya  sebesar Rp 1.000.000.000. “ Sisanya 500 saham dipegang oleh Stefina Disma Arlinda yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama dan 250 lagi dipegang oleh Petrus Miru Leyn selaku komisaris perusahaan yang juga menjabat Direktur Utama PT. Bank Arfindo,” ujar Yuda.

Ditambahkannya, sebagai pemilik saham juga Direktur (Bukan Direktur Utama-red), kliennya telah menjalankan semua tanggung jawab yang diberikan tanpa catat dan tidak pernah melakukan tindakan yang merugikan perusahaan, tapi tiba-tiba, Direktur Utama PT. Jaya Molek Perkasa memberhentikan kliennya secara sepihak melalui SMS. Padahal menurutnya pengambilan keputusan itu harusnya melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Karena demikian pihaknya pun melayangkan somasi kepada Direktur Utama PT. jaya Molek Perkasa guna menuntut hak-hak kliennya. (red)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: