Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Diisukan Menerima “Uang Panas” Miras, Kasat Pol PP Akan Razia Miras

0 156

Fakfak, TN – Kepala Satpol PP Kabupaten Fakfak, Arif Rumagesan, geram. Pasalnya, dirinya diisukan menerima uang suap terkait miras senilai 25 juta. Untuk membuktikan bahwa dirinya tidak menerima uang tersebut, pihaknya akan merazia miras.

“Menjelang Bulan Ramadhan, kami akan merazia beberapa lokasi yang sudah kami identifikasi, termasuk penertiban rumah kos, perijinan bar atau kafe,” jelas Arif. “Kami juga mendengar isu bahwa kami menerima uang suap terkait miras senilai 25 juta. Hal ini sangat tidak menyenangkan. Maka itu, razia ini sekaligus menepis informasi itu, dan membersihkan nama baik kami dan pemerintah daerah,” lanjutnya.

Arif berjanji, agar razia transparan, pihaknya akan melibatkan pihak lain serta wartawan.

“Kami tinggal menunggu perintah pimpinan saja. Di Fakfak ini kehidupan sudah seperti kota besar. Bahkan kami menerima info bahwa, di salah satu tempat, sudah ada sajian tarian strip tease atau tarian erotis,” ujar Arif, saat ditemui wartawan di Kantor Pemda Fakfak beberapa hari lalu.

Sementara itu, Staf Khusus Bidang Polhukam yang juga mantan Kapolres Fakfak, Rudolf Michael mengaku prihatin dengan peredaran miras di Fakfak. Menurutnya, jika miras atau bahkan narkoba bisa beredar dengan leluasa, pasti ada keterkaitan dengan lemahnya pengawasan.

“Secara umum bisa dikatakan, jika miras atau bahkan narkoba bisa beredar di masyarakat, berarti ada keterkaitan dengan lemahnya pengawasan, dalam hal ini pengawasan aparat. Bahkan, terkait miras, Wakapolri sudah menginstruksikan kepada seluruh Polda untuk memberikan perhatian terhadap hal ini,” ujar Rudolf.

Disinggung kemungkinan adanya suap kepada aparat, Rudolf mengaku tidak tahu.

“Saya tidak tahu hal itu. Saat saya menjabat Kapolres hal itu tidak ada. Sebab saya tidak “buka praktek”. Itu istilahnya,” tegas Rudolf.

Rudolf yang pernah bertugas di BIN ini menyampaikan, sebaiknya peredaran miras dihentikan. (wah)

Tinggalkan Komentar