Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Delapan Napi Pelaku Pengeroyokan Diancam UU Darurat

0 124

Merauke, TN – Delapan Nara Pidana (Napi) yang seharusnya masih menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIB Merauke akan kembali diproses hukum atas keterlibatan mereka dalam kasus penganiayaan dan kepemilikan barang tajam yang mengakibatkan terjadinya kericuhan di Lapas Kelas IIB Merauke kemarin.

“Kalau dari hasil pemeriksaan kami, mereka terbukti melakukan penganiayaan dan terbukti memiliki senjata tajam. Maka akan diproses dengan tindak pidanan 351 penganiayaan dan undang-undang darurat terhadap yang membawa senjata tajam,” jelas Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung,SH kepada wartawan, Jumat (19/10).

Dia menjelaskan, sementara ini, delapan terduga pelaku penganiayaan dua petugas di Lapas kelas IIB Merauke sedang ditahan di ruang tahanan polres Merauke guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Jika pemeriksaan terhadap delapan orang Napi tersebut selesai, selanjutnya pihak Lapas Merauke akan berkoordinasi dengan pihak Lapas Jayapura. Apabila dari hasil koordinasi itu disetujui untuk ditahan di Lapas Jayapura, maka delapan orang tersebut akan dikirim.

Lebih lanjut Kapolres Bahara menyatakan keperihatinannya terkait pengawasan pihak Lapas Merauke yang tidak mendeteksi dini masuknya barang tajam kedalam Lapas.

“Kalau kita lihat, ini ada kekurang telitian dari petugas yang jaga. Sehingga alat-alat tajam sebagaimana yang sudah kita amankan dan sudah kita sita itu bisa masuk sampai kedalam,” tambahnya.

Selain sajam, Miras masih bisa lolos ke dalam ruang tahanan. Sementara sedang didalami siapa pelakunya. “Kalau terbukti akan diproses,”tutup AKBP Bahara.