Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Bikin Onar Dengan Sajam, Polisi Hadiahi Timah Panas

0 351

Kaimana,TN – Seorang residivis di Kaimana berinisial YW (40) akhirnya menyerah setelah dilumpuhkan dengan timah panas. YW ini merupakan salah satu pelaku pengrusakan dan pengancaman yang sudah sering dilaporkan oleh masyarakat. Dan menurut warga, YW ini sudah sangat meresahkan masyarakat, karena ketika melakukan aksinya maupun ketika bepergian selalu membawa parang dan busur-panah.

YW ini pun sudah empat kali dilaporkan oleh warga yang menjadi korban pengrusakan dan pengancaman. Satu warga malah sudah tiga atau empat kali mendapatkan perlakukan dari pelaku, namun baru dilaporkan satu kali oleh warga tersebut. Sehingga total sekitar tujuh aksi yang dilakukan pelaku, dimana pelaku melakukan pengrusakan sembari mengancam warga.

Penangkapan YW ini bermula ketika ada laporan warga terkait kasus pengurusakan dan pengancaman di salah satu rumah warga. Petugas pun langsung turun kelokasi untuk mencari pelaku (YW) ini (11/3). Namun karena pelaku tetap memegang parang dan tombang sebagai pertahanan dirinya, akhirnya baru dilumpuhkan pada (12/3) kemarin, di daerah Pasir Lombo (didalam hutan).

Kapolres Kaimana, melalui kasat reskrimnya, AKP. Walman Simalango, SH pun mengakui ketika dikonfirmasi terkait hal ini.

“Sebenarnya berawal dari beberapa laporan masyarakat terkait kasus pengrusakan dan pengancaman terhadap warga. Dari sana, kami mencoba untuk mencari pelaku. Sebenarnya, rencana kami sudah tadi malam menangkap pelaku. Namun karena gelap maka baru hari ini kita lakukan penangkapan, karena sudah meresahkan warga,” ungkapnya.

Kasat Walman juga menjelaskan bahwa; petugas terpaksa mengirimkan timah panas ke paha pelaku, karena mencoba untuk menyerang petugas.

“Jadi sebelum jam 2 siang tadi, petugas kami sudah berusaha melakukan negosiasi. Sempat dua kali, petugas kami mundur karena diancam pakai senjata tajam. Ketika sudah sangat dekat dengan pelaku, pelaku mulai menghunus busur-panahnya kea rah salah satu petugas kami. Karena merasa terancam, maka salah satu petugas kami di TKP langsung melumpuhkan pelaku (YW),” tuturnya.

Untuk melanjutkan kasus ini, maka petugas berhasil menyita barang bukti berupa satu bilah parang, dan satu busur-panah yang biasa digunakan pelaku ketika melakukan aksinya.

“Jadi ada warga yang mengeluhkan rumahnya dirusaki. Kabel-kabel tv nya dipotong dan lainnya. Sehingga masyarakat sudah resah, dan sebagai pelindung masyarakat, tentu kita harus amankan yang bersangkutan. Apalagi sudah sering kali pelaku melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Kaitan dengan ancaman hukuman yang disangkakan, selain kasus pengrusakan dan pengancaman, tetapi juga pelaku dikenakan UU Darurat Nomor 21 Tahun 1951dengan ancaman 10 tahun penjara, karena sudah mencoba menyerang petugas menggunakan senjata tajam.

Selain itu, pelaku saat ini sudah diamankan di mapolres Kaimana.

“Tadi kami baru koordinasi dengan dokter, dan katanya sudah bisa dibawa pulang. Malam ini pastinya kami sudah tahan yang bersangkutan di mapolres ini, untuk pengembangan kasusnya lebih lanjut,” pungkasnya. (RNW)