Awas Bom, Benda Mencurigakan Ditemukan di Mapolda PB

0
146
Benda mencurigakan ditemukan di halaman Mapolda Papua Barat, Rabu (05/07/2017) diasumsikan sebagai Bom dalam simulasi penanganan anti teror oleh Sat Brimob, Dit Sabhara dan Dit Lantas Polda Papua Barat

MANOKWARI,TN- Sebuah benda yang mencurikan terbungkus dalam tas rangsel berwarna hitam ditemukan terletak di halaman apel Markas Komando Polda Papua Barat, Rabu (05/ 07/2017) benda tersebut sempat menghebokan anggota Polda Papua Barat.

Dengan sikap tegas, cepat dan tepat anggota Penjagaan Mapolda mengamankan TKP serta menghubungi tim Gegana Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Papua Barat untuk mengeksekusi tas rangsel hitam karena diduga ada bom didalamnya.

Setelah tiba di TKP, tim Gegana Satuan Brimob Polda Papua Barat dengan menggunakan robot langsung mengeksekusi benda mencurikan itu sejauh 100 meter dari tempat temua kemudian operator Jibom langsung menjinakannya.

Namun kegiatan ini merupakan simulasi penanganan anti teror yang diperagakan anggota Satuan Brimob, Direktorat Sabhara, dan Direktorat Lantas Polda Papua Barat di Lapangan Apel Polda Papua Barat, Rabu (05/07/2017) sore.

Operator jibom Gegana Sat Brimob Polda PB sedang memeriksa benda yang dicurigai bom

Dari pantauan Teropong News, dalam simulasi ini anggota Polisi memperagakan bagaimana cara melaksanakan tugas di penjagaan yang benar dan salah, kemudian melayani masyarakat yang melakukan tindakan penyerangan terhadap markas komando kepolisian.

Dapat juga melumpuhkan bahkan ditembak mati jika tindakan terduga teroris mengancam keselamatan anggota kepolisian yang sedang melaksanakan tugas negara, menjaga kambtibmas.

Sementara itu, simualasi anggota Polantas yang sedang melaksanakan tugas mengatur lalu lintas harus diback-up satuan bersenjata, karena mereka sering diserang terduga teroris.

Pasalnya, aksi terorisme yang kian marak terjadi dibeberapa wilayah di Indonesia sangat meresahkan masyarakat. Hal tersebut perlu diantisipasi oleh seluruh aparat Kepolisian secara intens, guna mencegah kondisi terjadi di wilayah hukum Polda Papua Barat.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar,M.Si didampingi Kabid Humas, AKBP Hary Supriyono saat memberikan keterangan pers di Mapolda PB, Rabu (05/07/2017)

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, M.Si mengatakan dalam keterangan persnya mengatakan, kegiatan simulasi ini merupakan sebuah pembelajaran agar bila terjadi situasi seperti ini kita bisa mendeteksi, mencegah ataupun mengatasinya.

“Simulasi ini untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan kewaspadaan anggota kita, karena untuk pelaku-pelaku teror kelihatannya dari medsos sepertinya bertambah, sebab tujuan mereka membuat polisi takut, sebab itu saya tegaskan kepada anggota tidak perlu takut tetapi harus waspada terhadap ancama teror” tegas Kapolda.

“Adegan ini perlu kita laksanakan dengan baik, dan untuk kedepan ancaman pasti selalu ada, oleh karena itu kita harus bisa mendeteksi, mencegah serta dapat mengatasinya dan diharapkan melalui simulasi ini agar seluruh anggota bisa mengatasi ancaman tersebut mulai dari ancaman terhadap diri sendiri maupun kelompok” ucap Kapolda.

Simulasi anggota Penjagaan Polda Papua Barat melumpuhkan terduga teroris saat melakukan penyerangan terhadap Mapolda Papua Barat, Rabu (05/07/2017)

Brigjen Martuani Sormin mengatakan, baru Polres Manokwari dan Raja Ampat yang melakukan simulasi anti teror, diharapkan semua jajaran polres di Polda Papua Barat dapat melaksanakan latihan ini.

Simulasi ini berjalan dengan lancar dan diperagakan dengan baik oleh personil Polda Papua Barat dengan harapan mampu meningkatkan kesiapsiagaan personil, bila ada ancaman gangguan yang datang (***)

Tinggalkan Komentar