Tiga Rumah di Perumnas Hangus Dibakar OTK

0
328

Sorong TN – Tiga  rumah di jalan Bandeng 10 Perumnas RT 03/ RW 03 Kota Sorong, Jumat (14/4) pagi , ludes terbakar. Penyebab kebaKaran diduga kuat dilakukan oleh orang tidak dikenal ( OTK)

Deky Desilva (62) pemilik rumah yang terbakar, ditemui media ini mengatakan Api begitu cepat membesar dari lantai dua rumahnya.

“untung kejadiannya pagi, jadi saya sudah bangun. Saat itu api sudah besar sekali saya keluar lewat pintu samping. Cuma beberapa pakaian dan Hp, dan dompet saja yang sempat saya selamatkan, kios dan rumah saya sudah habis terbakar ”ujarnya

Deky yang sejak 1995 berdomisili di kompleks Perumnas mengatakan, penyebab rumah dan kiosnya terbakar bukan dari arus pendek listrik karena tidak melihat percikan api dari sumber listrik, tetapi ada aroma bensin di lantai dua sehingga  api cepat membesar.

Ia mengaku, kerugian yang ia alami mencapai ratusan juta rupiah karena seluruh kios dan rumahnya ludes terbakar.

Sementara itu Kapolsek Sorong Timur melalu Kanit Reskrim IPTU, H.Andi Muhadi saat di konfirmasi media teropong mengatakan kebakaran di duga di bakar oleh orang tak di kenal

“dugaan sementara kebakaran sengaja di lakukan oleh oknum tak di kenal , hingga saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,”ujarnya

Adapun kronologis peristiwa kebakaran tersebut pada jam 05.00 pagi dimana api berasal dari lantai dua rumah warga atas nama Deky Desilva (62). api dengan cepat merambat ke rumah tetangga yang saling berhempitan. Warga setempat melakukan pemadaman secara manual, namun api belum bisa di padamkan karna cepat merambat ke samping kiri dan belakang rumah tetangga Pedaman awalnya sulit di padamkan oleh warga setempat Karena besarnya kobaran api dan keterlambatan petugas pemadam kebakaran serta sempitnya. Pukul 07.15  api berhasil di padamkan oleh petugas damkar yang di bantu oleh Mobil Tangki air bersih, TNI-Polri dan warga setempat. Dari peristiwa tersebut 3 rumah ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian di taksir Ratusan juta rupiah . (*)

Tinggalkan Komentar