Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Gempa Bumi Terus Menguncang, Warga Morotai Dan Halbar Mulai Ketakutan

0 35

Morotai, TN – Warga di Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Provinsi Maluku Utara mulai merasa ketakutan, dengan gempa bumi yang berulangkali terjadi di daerah setempat.

Hasnahwiyah (40), salah seorang warga Morotai kepada Teropongnews.com mengaku, gempa bumi yang terjadi berulangkali sejak Rabu (6/7) hingga Kamis (7/2) membuat masyarakat lebih memilih untuk mengungsi.

“Kami mengungsi ke lapangan luas yang berada di ketinggian. Kami takut, akan terjadi tsunami karena gempa bumi yang terjadi,” kata dia kepada wartawan, di Morotai, Jumat (8/2).

Daerah Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, diguncang gempa dengan magnitudo masing-masing 5,3 dan 5,6, Kamis (7/2). Dua gempa tersebut tidak berpotensi tsunami

Gempa bumi tektonik di Kabupaten Morotai terjadi pukul 19.03 WIT dengan pusat gempa pada koordinat 2,27 LU dan 128,75 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 54 km arah timur laut Kota Daruba, Kabupaten Morotai, Provinsi Maluku Utara, pada kedalaman 13 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Ternate, Kustoro Hariyatmoko kepada wartawan, Jumat (8/2).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Laut Filipina ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar oblique naik (oblique thrust fault).
Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Daruba Morotai dan Tobelo dengan kekuatan sebesar III MMI.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami.

Sebelumnya, pukul 17.40 Wita, gempa bumi bermagnitudo 4.4 mengguncang Morotai pada koordinat 2,22 LU,128.72 BT (38 km Tenggara Pulau Morotai-Maluku Utara), di kedalaman 10 km.(*

Anda mungkin juga berminat