UNBK SMAN 1 Raja Ampat Dengan Komputer Terbatas

0
44

Raja Ampat, TN- 181 siswa SMA Negeri 1 Raja Ampat, telah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dengan fasilitas komputer yang masih terbatas. Kami hanya memiliki 75 unit komputer, dan itu sangat kurang. Sehingga ujian ini kami bagi dalam tiga sesi. Jelas Kepala SMA N 1 Raja Ampat,  George Rumfaker,M.MPd kepada wartawan diruang kerjanya, selasa (12/4/17). 

Kepala SMA N 1 Waisai, George Rumfaker,M.MPd juga mengatakan bahwa,  sejujurnya sekolah yang ia pimpin belum siap mengikuti UNBK, namun karena salah satu sekolah Kab. Raja Ampat yang ditunjuk untuk UNBK tahun 2017 ini adalah kami, sehingga mau tidak mau harus siap.

Untuk fasilitas komputer masih sangat kurang. Kami hanya memiliki 75unit komputer. Sehingga kami dibantu oleh SMKN 2 Raja Ampat yang sudah lebih dulu melakukan UNBK. “Jumlah peserta ujian sangat banyak, sementara komputer terbatas. Sehingga kami membagi ujian dalam 3sesi yaitu, pagi, siang, dan sore. Disetiap sesi dikasih waktu 2 jam sesuai jadwal yang sudah ada”, Ujar George 

Lanjut George,  peserta ujian ini terdiri dari 3 program diantaranya, program ilmu pengetahuan alam (IPA) sebanyak 101 siswa, program ilmu pengetahuan sosial (IPS) sebanyak 65 siswa, dan program bahasa sebanyak 15 siswa. 

George juga menambahkan sejauh ini tidak ada masalah yang signifikan. Meski kami melakukan UNBK dengan fasilitas seadanya. Kami juga berkordinasi dengan Pihak PLN dan Telkom. Dengan menyurati pihak PLN untuk tidak memadamkan listrik saat UNBK berlangsung.  Kami juga menyurati pihak Telkom, agar jaringan internet nya tetap stabil. “dan terbukti sampai pada hari ke 3 ujian tidak ada kendala. Semua berjalan sesuai jadwal”, Jelasnya. 

Sementara itu, Salah satu peserta ujian mengaku tidak kesulitan dalam mengerjakan soal-soal yang berbasis online tersebut. Pasalnya sebelum UNBK dilakukan, sudah ada pelatihan-pelatihan lebih dulu yang dilakukan pihak sekolah. 

“Alhamdulillah sampai pada hari ke3 tidak ada kesulitan atau kendala sama sekali dalam mengerjakan soal-soal UNBK. Modalnya,  kami bisa mengoperasikan komputer, dan ditambah dengan pelatihan soal-soal yang dilakukan pihak sekolah. Sehingga pada saat ujian, semua berjalan lancar”, Ungkap Nur Faujia Rahman saat diwawancarai usai ujian. (*)

Tinggalkan Komentar