Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tentang Pers, Pemprov PB Anggarkan Ratusan Juta

0 0

Manokwari, TN- Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat telah memperhatikan pengembangan kapasitas jurnalis di daerah ini, hal ini dibuktikan dengan pengalokasian anggaran dana Rp 500 juta setiap tahun anggaran dalam APBD.

Demikian disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPR-PB), Surung H.Sibarani,SE kepada wartawan di halaman kantor DPR Papua Barat, Kamis (30/03/2017)

Kepada awak media Surung menyebutkan, pada tahun 2016 lalu telah dianggarkan dana sebesar Rp 500 juta untuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat, namun dana tersebut tidak tahu kemana arahnya.

Bahkan pada anggaran APBD tahun 2017 ini juga telah disetujui dana untuk organisasi pers yang dibentuk pemerintah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebesar Rp 500 juta.

“Khusus untuk wartawan selalu ada perhatian, anggaran yang dialokasikan itu masuk di pos Humas dan Protokoler Setda Provinsi Papua Barat, diperuntukan kepada organisasi PWI” ungkap CEO media Group Papua Barat Pos itu.

Wartawan senior berdarah Batak itu mengaku tidak mengawasi penggunaan dana tersebut namun kedepan dia bwrharap dengan dana yang cukup besar itu PWI dapat memanfaatkan dana ini untuk minimal meningkatkan kapasitasi jurnalis  dan konsolidasi organisasi di Papua Barat.

“Media-media lokal yang ada di Papua Barat juga kurang memperhatikan pengembangan kapasitas wartawan, akibat terbatasnya finansial sehingga kaum kuli tinta tak diperhatikan.

Sebagai wartawan senior, Surung menghimbau kepada pengurus Carateker PWI Papua Barat agar segera melakukan langkah-langkah organisasi agar kepengurusan defenitif segera terbentuk.

“PWI ini kumpulan pekerja-pekerja pers yang kreatif, saya sangat menyayangkan orang-orang kreatif tidak bisa berdiskusi untuk lebih baik” sahutnya.

Sementara itu, dana ratusan juta yang dialokasikan kepada PWI, tetapi organisasi pers ini beberapa tahun terakhir ini telah dibekukukan, kemanakah dana tersebut..? apakah dikembalikan ke negara..?

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi Papua Barat, Drs Yohanes Nauw saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya tetapi tidak berada di tempat, kemudian dihubungi melalui telpon celulernya, namun tidak terhubung.(ars)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: