Peringati Jumat Agung dan Paskah Jangan Cuma Seremoni 

0
75

Sorong,TN – Peringatan kematian Tuhan Yesus di kayu salib ribuan tahun yang lalu bukan hanya sekedar acara serimoni belaka, namun harus dimaknai dalam iman secara mendalam.

Setiap tahun umat Tuhan memperingati hari raya Jumat Agung dan Paskah hanya sebatas serimonial karena sudah menjadi tradisi, tetapi belum bisa memaknai secara mendalam arti kematian Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat dunia ini

Ketua Wilayah Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kota Sorong yang juga Gembala Sidang GBI Bukit Sabda Bahagia Sorong, Pdt Drs Marthinus G. Balubun M.Th melalui khotbahnya menjelaskan makna kematian Tuhan Yesus.

Seperti dikutip dalam kitab Zakaria pasal 13 ayat 7 – 9 dan Amsal 4 ayat 23 menjelaskan 3 hal mendasar makna kematian Tuhan Yesus untuk dipraktekkan setiap umatnya di dunia ini, baik kepada Tuhan Maupun sesama manusia.

Pdt Marthinus membeberkan bahwa setiap umat Tuhan harus menjaga Hati-hati dengan hati” (Amsal 4:23), karena dari situ terpancar kehidupan yang berkenan dihadapan sang penciptanya.

“Setiap umat Tuhan harus memiliki hati yang rela berkorban, setiap umat Tuhan harus miliki hati yang belas kasihan dan harus miliki hati yang percaya” ungkap Gembala sidang dalam ibadah padang memperingati hari kematian Tuhan yang diselenggarakan GBI Bukit Sabda Bahagia di Pantai Sinar Numfor, Kota Sorong, Jumat (14/04/2017)

Hamba Tuhan ini mengajak umat Tuhan di jemaat GBI Bukit Sabda Bahagia untuk rela berkorban, miliki hati yang belas kasihan dan hati yang percaya, kemudian bersaksi tentang karya Tuhan dalam hidupnya kepada semua orang.

Supaya melalui pelayanan anak Tuhan, setiap orang percaya pasti diubah Tuhan hidup sesuai kebenaran Firman. “Hati harus memberikan keputusan yang sesuai dengan kehendak Tuhan, karena dari hati terpancar kehidupan” ujarnya.

Perayaan hari kematian Tuhan Yesus ini, Jemaat GBI Bukit Sabda Bahagia Sorong memperingatinya dengan melaksanaan ibadah Padang di Pantai Sinar Numfor, Tanjung Kasuari, Kota Sorong, Jumat pagi.

Dalam Ibadah Padang ini dilaksanakan sejumlah kegiatan lainnya yang melibatkan, kaum pria bethel, WBI, Pemuda/ Remaja dan Gereja Anak.(*) 

Tinggalkan Komentar