Kodim 1704 Gelar OTT di Tambrauw

0
49

Sausapor, TN – Untuk membantu percepatan pembangunan di kabupaten Tambrauw, TNI  melakukan program Operasi Teritorial Terpadu (OTT) TNI.

Program OTT tahun 2017 resmi dibuka dengan upacara di lapangan Sausapor pada Rabu (12/7) . Upacara dipimpin oleh Kolonel Infantri Dian Sundiana, MA selaku inspektur upacara, Bupati kabupaten Tambrauw , Gabriel Asem juga turut hadir.

Kolonel Inf. Dian Sudiana, MA menegaskan, kegiatan OTT bertujuan untuk membuka pembangunan desa binaan wilayah Kodim 1704 Sorong.

Pada sambutan Komandan Korem (Danrem) yang dibacakan oleh Sundiana, disampaikan bahwa krisis multi dimensional yang saat ini terjadi telah menimbulan berbagai dampak terhadap tatanan kehidupan masyarakat di berbagai daerah dengan sarana dan prasarana yang kurang memadai. Karena itu dibutuhkan keterpaduan dari segenap instansi untuk menjawab sebagian permasalahan ditengah masyarakat yaitu rasa aman, kebutuhan pangan, pendidikan hingga kesehatan.

 “Sebagai salah satu cara untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dibentuklah operasional terpadu yang melibatkan TNI, pemerintah dan instansi terkait lainnya,” sampai Sundiana sesuai dengan sambutan Danrem yang dibacakan olehnya.

Ditambahkan pula dari hasil pencermatan situasi saat ini, ternyata masih terdapat ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui konspirasi politik yang mengatas namakan rakyat, agama dan adat istiadat. Hal tersebut harus disikapi dengan cara meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian wawasan kebangsaan. Sesuai dengan yang diatur dalam Undang-undang, bahwa salah tugas pokok TNI adalah untuk menjaga keutuhan NKRI. Sehingga dalam pelaksanaan tugas pokok tersebut dapat diterapkan dengan cara melibatkan komponen masyarakat tanpa menimbulkan efek negatif.

Dalam operasi teritorial terpadu saat itu, dijelaskan bahwa salah satu tujuannya adalah untuk membantu mempercepat akselerasi pembangunan di kabupaten Tambrauw. Selain itu juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat melalui sasaran fisik dan non fisik.

Dijelaskan pula bahwa program kali ini akan dilaksanakan selama 75 hari terhitubg dari 12 Juli sampai dengan 24 September 2017 yang dilaksanakan di distrik Sausapor. Untuk sasaran fisik, ditargetkan akan dibangun 30 unit rumah sangat sederhana sekali (RS3). Lalu untuk sasaran non-fisik akan dilaksanakan penyuluhan bela negara, kamtibmas dan kesehatan dalam bentuk pengobatan massal. Mengenai dukungan anggaran bersumber dari pemerintah daerah dan komando atas.

Karena itu diharapkan untuk mensukseskan operasi teritorial terpadu teesebut, dibutuhkan dukungan penuh dari pihak pemerintah dan masyarakat setempat. Agar maksud dan tujuab dari program kali ini dapat terlaksana dengan baik. (*)

Tinggalkan Komentar