Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kapolres Kaimana Minta Warga Jangan Percaya Informasi Medsos

0 0

Kaimana TN –Masyarakat di wilayah hukum polres Kaimana dari Pigo hingga ke Ure diminta untuk tidak mudah percaya dengan kabar berita yang di muat di Media Sosial (Medsos), bila belum mengecek keberanaranya dan harus di kaji lagi lebih akurat, sebab dengan adanya Medsos semua orang bisa menjadi menjadi jurnalis palsu.

Penegasan itu dikemukakan Kapolres Kaimana AKBP Adam Erwindi.SIK, menyikapi maraknya pengalihan isu yang ditebar di medsos, yang bisa menimbulkan kesalah pahaman antara masyarakat terutama warga Kaimana yang hidup saling menghargai sejak dahulu kala sampai dengan sekarang,

Bila ada permasalahan yang sengaja di mainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan akan berdampak pada konflik Sara lanjut, hendaknya disikapi secara baik untuk diselesaikan pada forum komunikasi umat beragama yang ada di daerah ini.

Kapolres juga mengingatkan warga untuk tidak main hakim sendiri, melainkan dilaporkan kepada pihak berwajib untuk dapat ditindak lanjuti sebagaimana aturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

” Masalah pengunaan media sosial, saya selaku Kapolres himbau kepada masyarakat Kaimana, agar lebih cerdas lagi menggunakan media sosial, jangan begitu saja langsung percaya terhadap berita-berita di media sosial, khususnya apabila belum kroscek kebenarannya karena diera sekarang eferybody is Jurnalis semua orang bisa menjadi jurnalis, tetapi akurasi beritanya benar atau tidak harus kita kaji lagi.” Tegasnya.

Selain meminta warga untuk tidak mudah percaya dengan berita yang muncul di medsos, Kapolres meminta agar warga kaimana untuk tingkatkan budaya saling menghargai antar umat beragama, baik yang Nasrani kepada saudaranya yang Muslim, karena sedang melaksanakan ibadah puasa begitu pula sebaliknya, yang Muslim kepada umat Nasrani, karena dengan cara seperti itulah akan tercipta Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“saya juga ingin mengajak masyarakat Kaimana, kalau kita ingin aman mari kita saling mengharga antar umat bergama, artinya bukan harus umat Muslim yang melaksanakan ibadah puasa jadi minta dihargai itu bukan, tetapi kata hargai itu, dari yang Nasrani kepada yang muslim dan sebaliknya yang Muslim kepada yang Nasrani” tambah Kapolres.(*)

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: