Ini Penyebab Bentrok Massa Kokoda Vs Paniai

0
681

Sorong TN – Keributan antara kelompok asal  suku Kokoda dan masyarakat Paniai terjadi pada  Jumat ( 28/4 ) pukul 23.00 WIT, di sekitar kompleks  Sirambe Km.8 jalan Sungai Remu Kelurahan Malaingkedi distrik Malimsimsa kota Sorong,  Papua Barat.

Berdasarkan informasi dari sumber Teropong News. Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 22.50 WI, dua orang masyarakat asal Paniai bernama, Gatniel Anuw bersama rekannya, saat  perjalanan pulang dari arah lorong Yayasan Jamero usai menontong bola  di televisi di rumah saudaranya. 

Saat itu Gatniel ( korban ) pulang menuju asrama Paniai, namun sesampainya di depan lorong masuk pangkalan ojek komplek Kokoda di jalan Sungai Remu, Km 8 Siranbe, dihadang oleh oknum masyarakat Kokoda dan dimintai uang. Namun korban dan rekannya tidak memberi uang, sehingga dipukul oleh oknum masyarakat Kokoda.

Akibat pemukulan itu sekitar  23.00 WIT , Gatniel melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga sesama suku Paniai, dan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mencari pelaku pemukulan.

Namun masyarakat Kokoda tidak terima, sehingga terjadi kesalahpahaman dan ribut sambil membawah alat tajam berupa tombak,panah dan parang.

Ketegangan kedua kelompok semakin memanas. Puncaknya, sekitar pukul 23.05WIT , massa dari suku Paniai menyerang masyarakat Kokoda dan melakukan pembakaran terhadap rumah-rumah milik masyarakat Kokoda. 

Sekitar pukul 23.10, sebanyak  satu peleton Dalmas Polres Sorong Kota  dibawah komando Kasat Intel Polres Sorong Kota,  AKP. Salim Nurlili tiba di TKP untuk menghalau kedua massa.

Situasi mulai kondusif pada pukul 23.20 WIT,  karena kedua kelompok massa yang saling kejar kejaran dapat di halau oleh aparat keamanan.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Edfrie Richard Maith,S.Ik  pukul 23.54 WIT tiba di lokasi kejadian, semenit kemudian Mayor Inf Djapar , Danramil 1704-01 Sorong Timur juga tiba di TKP.

Tepat pukul 23.57 WIT, dua unit mobil Damkar milik  Pemkot Sorong juga  tiba di TKP dan  langsung melakukan pemadaman api.

Semenit kemudian pukul 23.58 WIT, 1 unit mobil Watercanon Polres Sorong Kota Sorong juga tiba di TKP untuk melakukan pemadaman api.

Selang beberapa saat, Aparat berhasil membubakar massa. Sekitar pukul 00.45 api berhasil dipadamkan dan situasi kembali kondusif.

Sedikitnya 6 unit rumah milik masyarakat Kokoda hangus terbakar dan 1 blok  (4 unit kos-kosan) milik warga asal Ayamaru terbakar sebagian.

Sementara, korban dialami dari kedua kelompok massa yakni , Kokoda bernama Pilif kiramu ( 52. Mengalami luka robek di jidat, kaki bagian kanan, tangan kanan dan pergelangan kanan.

Sementara korban dari kelompok masyarakatbPaniai adalah Gatniel Anauw. Kedua korban dilarikan je RS dan telah dismabkan oleh aparat kepolisian.

Sejumlah warga yang ditemui media ini, memberikan apresiasi kepada aparat yang dengan sigap dapat mencegah kerusuhan makin meluas. Warga berharap, aparat terus bersiaga untuk mengantisipasi aksi balasan dari kelompok Kokoda.   (*)

Tinggalkan Komentar