Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Di Kaimana, 20 Murid SMA/SMK Tak Lulus UN

0 0

Kaimana TN – Sedikitnya 20 murid  di kabupaten Kaimana dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional (UN), yang diumumkan pada Selasa siang (2/5) .

Meski tidak ada aksi protes baik dari orang tua maupun para siswa yang dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional, panitia menyiagakan aparat kepolisian disemua SMA untuk memantau situasi pasca pengumuman kelulusan.

Dari data yang berhasil dihimpun  media ini dilapangan,  hasil UN SMA/SMK diumumkan pada selasa (2/5), sebanyak 20 Siswa yang dinyatakan tidak lulus.  

Dari 20 murid yang tidak lulus terdiri dar , SMA Negeri 1 sebanyak  3 orang, SMA YPPK St. Tohomas Aquino 3 orang, dan SMK YPK sebanyak 10 orang, serta SMK Negeri 2 sebanyak 4 orang.

Sementara untuk jumlah siswa/ siswi yang dinyatakan lulus UN sebanyak 636 dari tiga SMA, 3 SMK dan 1 Sekolah Madarasa Madrasa Aliah.

Adapun jumlah Murid yang dinyatakan lulus untuk SMA Negeri 1 Kaimana dari 302 murid yang terdaftar 299 siswa/siswi yang dinyatakan Lulus UN Tahun pelajaran 2016-2017, dan untuk SMA YPPK St. Thomas Aquino 93 murid yang terdaftar 90 Murid yang dinyatakan Lulus, SMA Yapis 38 Siswa/siswi dinyatakan lulus 100 %.

Untuk SMK Negeri 1 dari 16 siswa yang terdaftar dan mengikuti ujian 100 % dinyatakan Lulus, sedangkan untuk SMK Negeri 2 dari total 59 Siswa/siswi yang terdaftar sebagai peserta Ujian, 55 Orang yang dinyatakan Lulus, dan untuk SMK YPK efata 117 dinyatakan lulus atau sebanyak 96,77 % serta Madrasha Alia  21 siswa/siswi dinyatkan lulus.

Girmanto Guru Kurikulum pada SMK Negeri 2 Kaimana, dalam keteranganya kepada wartawan usai mengumumkan hasil ujian Nasional mengaku puas dengan hasil keputusan yang ada

” kami ingin agar hasil yang kami peroleh adalah 100 %, tetapi begitulah ada yang tidak bisa lanjut sampai selesai,  dan hasil kelulusan hari ini saya yakni ini yang menjadi harapan semua pihak,  baik sekolah maupun orang tua” ujarnya bangga.

selain bangga dengan hasil kelulusan yang diperoleh,  untuk nilai Tertinggi ujian Nasional bagi 3 SMK diraih oleh salah satu siswa program Jurusan Akuntansi perkantoran SMK Negeri 2 atas nama Ririn Utarri Toisuta dengan jumlah nilai 90 untuk mata Ujian Bahasa Indonesia.

Sementar, salah satu siswa yang ditemui saat melakukan aksi corat coret baju mengaku, aksi coret adalah ungkapan kegembiraan.

” selama 12 tahun kami sekolah dari SD-SMA dan hari ini terbukti bahwa kami lulus, jadi kami puas akan hasil ini, kami juga ucapkan terimakasi kepada orang tua, dan guru kami, kalau bukan mereka hari ini kami bisa lulus” ucapnya.

Pantuan media ini, untuk mencegah terjadi konvoi kendaraan yang oleh siswa/siswi yang lulus ujian yang dapat menganggu arus lalulintas serta terjadi kecelakaan, aparat dari Polres Kaimana melakukan pengawasan disejumlah poros jalan utama.

Dari patroli tersebut polisi telah membubarkan para anak-anak SMA  yang sudah berkumpul dengan baju penuh coretan.

” Ini kami lakukan agar tidak terjadi hal-hal yang kami lakukan karena biasanya anak-anak sekolah kalau sudah lulus melakukan konvoi secara sadar maupun idak sadar. “ ujar Kabag Ops Polres Kaimana, AKP Zakrias Siryei. (*)

Tinggalkan Komentar