Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Bupati Tambrauw Akan Tertibkan ASN  Malas

0 0

Manokwari, TN – Bupati Tambrauw, Gabriel Asem berencanakan akan melaksanakan rapat kordinasi dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait kedisiplinan kerja para pegawai yang bertugas di kabupaten penyu belimbing itu. Hal itu iya sampaikan saat ditemui oleh awak media di kediaman yang berada di jalan Brawijaya usai ibadah syukur atas pelantikannya beberapa waktu lalu.

Nantinya pada rapat kordinasi tersebut Gabriel mengatakan akan membahas kinerja sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai tidak bekerja dengan baik. Terkait hal tersebut, ia mengaku telah menerima laporan jika ada beberapa pegawai yang sering masuk kerja seenaknya dan meninggalkan tugasnya sebagai pelayan masyarakat di pemerintahan. “Saya dapat laporan kalau ada kehadiran pegawai dari saat apel maupun di tempat kerja menurun sekali, dan masalah ini harus segera akan saya tertibkan awalnya melalui rapat kordinasi nanti,” ujar Gabriel. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Tambrauw yang telah memilihnya kembali untuk memimpin selama lima tahun kedepan. Sebagai imbalannya, ia harus memberikan pelayanan pemerintah yang lebih baik kepada masyarakat salah satunya dengan cara meningkatkan kedisiplinan para ASN.

Hal senada juga disampaikan oleh wakilnya yang tidak lain adalah Mesak Metusala Yekwam. “Hari pertama kerja yang pasti kami akan menata kinerja SKPD terlebih dahulu,” tegas Mesak. Menurut Mesak agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, otomatis kinerja masing-masing SKPD harus diperhatikan kualitasnya dari segi kedisiplinan terlebih dahulu. Jika hal tersebut sudah dapat dibereskan maka kedepannya masyarakat tidak akan lagi  melihat ada kantor-kantor pemerintahan  dalam kondisi kosong karena pegawai tidak ada di tempat. Namun sebaliknya masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang lebih baik dari pihak pemerintah setempat.

Sementara itu, Gabriel menyampaikan jika seteleh melakukan rapat kordinasi tersebut dirinya bersama Mesak akan fokus memindahkan pusat pemerintahan kepada di Fef. Rencananya secara bertahap di tahun 2018 aktivitas pemerintah daerah sudah mulai berjalan di Fef sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan bahwa ibukota kabupaten Tambrauw akan ditempatkan di distrik Fef.
“Jadi nanti kalau masyarakat datang cari saya di Sausapor lalu tidak ketemu, berarti silahkan cari saya di Fef,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: