“Banjir Km.9,5” Kemana Dewan dan Pejabat Kota Sorong ?

 “Oh, Bapak Dewan… Jangan Cuma Asyik Pencitraan, Masyarakat Sengsara Didepan Mata Tapi Cuek”

3
880
banjir
Banjir di Jalan Km.9,5 dekat kompleks NN Kota Sorong yang tak berujung diperhatikan pemerintah setempat. (02/4). ( Doc. TN)

Sorong, TN – Kekecewaan warga sekitar NN semakin memuncak dan akan melakukan aksi pemalangan. Pasalnya, persoalan banjir di kilo meter 9,5  yang tak kunjung diperhatikan oleh pemerintah kota Sorong, sangat menyengsarakan masyarakat.

Meski tinggi air hingga batas lutut orang dewasa menggenangi badan jalan protocol yang menjadi akses lalu lintas utama, namun tetap tidak dihiarukan oleh para pejabat pemerintah daerah yang nota bene pasti melewatinya.

Ironisnya anggota Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kota Sorong, yang sering lewat daerah situ (km 9,5) seakan tak melihat kondisi tersebut, padahal jelas-jelas sanggat merugikan rakyatnya.

Sejumlah warga Komplek NN kepada media ini menyatakan kekesalan kepada anggota DPRD dan Dinas PU kota Sorong. Menurut para warga NN banjir di KM.9,5 atau depan gang NN sudah berlarut-larut kurang 1 tahun . Namun hingga detik ini belum ada perhatian atau penanganan sama sekali, justru terkesan ada pembiaran.  Bahkan mereka mengancam akan melakukan aksi pemalangan jalan , jika pihak pemerintah masih menutup mata.

“  Kemana dina PU dan anggota Dewan, mereka tra punya mata kaa (  tidak memiliki mata –red) atau tuli kaa..banjir disini bukan baru satu atau dua hari tetapi sudah satu tahun , kenapa mereka tidak perduli?”,  umpat Yosep. Salah sata pengendara motor .

Gatot, salah warga berdomisisli di sekitar Km.9,5 menyesal telah memilih anggota Dewan kota Sorong pada pemilihan 2012 lalu. Karena kenyataannya mereka (anggota DRPD kota Sorong-Red) tidak peduli terhadap penderitaan masyarakat yang tertipah musibah banjir.

“ jangan pilih kembali mereka yang saat ini duduk sebagai anggota dewan, karena mereka tidak berpihak kepada masyarakat, padahal jelas setiap hari mereka melintasi jalan ini. Apa karena mereka menggunakan mobil, sehingga mereka tidak peduli ” Kesal Gatot. Baca selengkapnya di Koran Harian Umum Teropong News Edisi Senin, 03 April 2017  (*)

 

 

 

3 KOMENTAR

  1. Saya suda tdk kaget dengan yg begini..karena pasti semua pihak lempar tanggung jawab secara kebetulan genangan di NN dan yg melintas penduduk provinsi papua barat lalu …termasuk yg punya aturan dan yg mengaku punya rakyat…..SIO sayang rakyat sementara kami blm butu kalian karena antara kita blm ada kepentingan…

Tinggalkan Komentar