Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Industri Hulu Migas Menciptakan Multiplier Effects Pada Perekonomian Indonesia

0 87

Ambon TN – Akademisi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Listya Endang Artiani SE MSi CSRS mengatakan, kegiatan industri hulu Migas Indonesia menciptakan tiga proses multiplier effects pada perekonomian regional dan nasional.

Hal itu disampaikan saat dirinya menjadi Narasumber di acara Media Gathering yang diadakan oleh SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) Wilayah Papua dan Maluku (Pamalu), Rabu (23/5), di Ambon.

“Tiga dampak tersebut merupakan dampak langsung, dampak tidak langsung dan dampak induksi. Dampak langsung merupakan dampak yang dirasakan oleh operator migas dan provider layanan migas,”Jelas Listya.

Lanjutnya, Sedangkan dampak tidak langsung merupakan dampak yang menggerakkan sektor transportasi, industri hilir, informasi, teknologi dan lainnya.Dampak induksi merupakan dampak positif industri hulu migas bagi sektor utilitas, infrastruktur, keamanan nasional, dan lainnya.

Menurut Listya, Pola dampak aktivitas industri hulu migas pada perekonomian daerah idealnya dilihat secara historis, yaitu sebelum operasi, pada saat operasi, dan setelah operasi berakhir.

Ditambahkannya, besaran kuantitatif multiplier effect dari kehadiran industri hulu migas di daerah dapat dihitung dengan modelling ekonomi.

Sementara itu, Kepala SKK Migas A. Rinto Pudyantoro mengatakan industri hulu migas memang harus lebih banyak berkomunikasi dengan publik mengenai kiprah dan kontribusinya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Kita harus mencatat apa-apa yang sudah dilakukan di masa lalu dan dari catatan itu kita bisa mengevaluasi apa-apa yang bisa kita perbaiki ke depannya,” ujar Rinto.