Dinas Koperasi & UKM R4 Akan Aktifkan Kembali Koperasi Yang Macet

0
53

Waisai TN.Com – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Raja Ampat mencatat sebanyak 60 Koperasi yang dinyatakan tidak aktif. Hal ini disampaikan, Plt. Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Raja Ampat, Ria Sitti Nurlia Umlati, S. Sos kepada Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (1/3/17).

Ia mengatakan, dari 80 Koperasi yang  ada, tercatat  hanya 20 yang aktif. Melalui anggaran Koperasi Bersama (KUB) sebesar Rp 2 Miliar tahun ini pihaknya akan mendorong koprasi-koprasi yang tidak aktif agar bangkit kembali. Anggaran tersebut juga akan diperuntukkan untuk semakin menyehatkan koprasi yang saat ini aktif.

“Indikasi tidak aktif Koperasi tersebut, dikarenakan kurangnya perhatian pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM yang sebelumnya. Sehingga dengan berdiri sendri Dinas UKM ini, saya bertekad agar Koperasi yang tidak aktif dapat aktif kembali. Kami sangat menyangkan  dari 80 Koperasi yang terdaftar, hanya 20 koperasi yang aktif. Padahal kami memiliki anggaran Rp 2 Miliar untuk menopang permodalan UKM,”ungkap Ria.

Lanjut Ria, Anggaran KUB yang akan diberikan kepada UKM tentu harus melalui prosedur. Mereka harus mengajukan  proposal, dimana proposal yang diajukan itu bukan perorangan melainkan kelompok yakni harus tergabung dalam UKM. “Kami juga telah membentuk tim Pengawasan serta pengontrolan anggaran. Agar anggaran yang berikan, tidak disalah gunakan oleh masyarakat. Sehingga peningkatan ekonomi masyrakat dapat berjalan dengan baik sesuai visi dan Misi pemda Raja Ampat,” jelas Ria Umlati.

Saat ini kami juga sedang mempersiapkan strategi-strategi jitu untuk memperkenalkan masyrakat tentang tupoksi Dinas Koperasi dan UKM. Sehingga mereka dapat menyadari bahwa kami mempunyai peran penting dalam memajukan perekonomian bagi masyrakat. Tutupnya. (*)

Tinggalkan Komentar