Balai PJN Didesak Ulangi Pelelangan Proyek Jalan GP

0
80

Manokwari,TN- Sekelompok pemuda yang mengaku dari Forum Peduli Pembangunan mendatangi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVII Papua Barat untuk menuntut pelelangan ulang proyek perbaikan Alinyemen Jalan Gunung Pasir (GP) alias Alih Trase, Jumat (31/03/2017).

Mereka menilai pelelangan tersebut tidak jelas sehingga lelang yang sudah memenangkan salah satu perusahaan harus dibatalkan dan dilakukan proses ulang. Massa juga mengancam akan melaporkan pelelangan tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Koordinator aksi, Boby Yenu kepada sejumlah wartawan di halaman Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVII Papua Barat, meminta Ketua Panitia Pelelangan, Suraji,ST untuk segera melakukan pelelangan proyek tersebut. 

“Kami minta proyek pembangunan segera dilelang ulang tetapi Jangan ada intevensi” tegas Boby.

Dikatakannya, perusahaan yang memenangkan proyek tersebut tidak memenuhi persyaratan. Salah satunya perusahaan tersebut tidak memiliki alat-alat yang memadai.

Mereka berharap ada tanggapan dari pihak Balai terkait tuntutan tersebut. Menurutnya, Putra-putra Asli Papua harus diberikan kesempatan untuk mengerjakan proyek pembangunan.

“Kami minta hari senin pekan depan sudah ada jawaban dari pihak balai jalan nasional Kalau tidak maka kami akan bawa jumlah massa yang lebih besar” tandasnya.

Pantauan Teropong News, sekelompok pemuda tersebut tiba di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional sekitar pukul 16.30 Wit. Mereka masuk kedalam ruangan Kasubag Tata Usaha, Suraji, ST. Karyawan di Kantor yang terletak di Jalan Swapen Perkebunan sempat ketakutan.

Setelah menyampaikan tuntutan mereka, forum pemuda pembangunan ini meninggalkan kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Papua Barat dengan aman, tertib dan lancar.(ars) 

Tinggalkan Komentar