Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ada Apa Antrian Panjang BBM Di Kota Sorong

0 97

Sorong, TN- Antrian panjang kendaraan roda empat di tiga SPBU di kota Sorong, khususnya SPBU Koko, SPBU Jalan Baru dan SPBU depan Hangseng sudah terjadi sejak tiga hari belakangan ini. Antrian panjang diketahui karena kehabisan stok BBM jenis Solar.

Berdasarkan pantauan media ini, Jumat (9/11), telah terjadi antrian panjang sejak pagi di ketiga SPBU tersebut, yang menjual BBM jenis Solar, kecuali SPBU Kampung Baru dan SPBU kilo meter 9.

Sejumlah supir truck yang sedang menunggu antrian pengisian BBM di SPBU Koko (sorpus) ketika ditanya, tidak bersedia memberikan keterangan terkait kekosongan stok BBM jenis Solar yang terjadi tiga hari belakangan ini di kota Sorong. Mereka bahkan tidak berani untuk mengatakan alasannya.

Sementara dari data yang dihimpun dari beberapa sumber yang enggang namanya disebutkan bahwa, penyaluran BBM jenis Solar dari tanggal 01 Januari hingga 31 Oktober 2018, sudah melampaui terget sebesar 18 Persen.

Habisnya stok BBM jenis solar di 3 SPBU ini diduga disebabkan oleh adanya praktek penimbunan Solar yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Padahal pasokan BBM jenis Solar bersubsidi di ketiga SPBU tersebut, adalah untuk pemenuhan kebutuhan masyaarakat, bukan untuk memenuhi kebutuhan industri atau oknum-oknum yang mencari keuntungan untuk kepentingan pribadi.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber yang enggang untuk disebutkan identitasnya bahwa, ketersediaan Solar khususnya di Kota Sorong hingga 3 bulan kedepan tetap aman dan tercukupi.

Bahkan Pertamina sendiri selaku penyalur BBM bersubsidi di setiap SPBU sudah sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas.

Untuk Kota Sorong sendiri, sejak 1 Januari sampai 31 Oktober 2018, kuota BPH Migas untuk Kota Sorong berjumlah 13.181 Kilo Liter (KL).

Sedangkan, penyaluran BBM di Kota Sorong, sudah mencapai 15, 568 Kilo Liter (KL), artinya penyaluran BBM jenis Solar oleh Pertamina sudah melebih kuota sebesar 18% atau kelebihan 2.387 KL.

Pertanyaannya, kenapa sampai masih terjadi kekosongan ketersediaan stok BBM khusus Solar di tinggkat SPBU. Ini merupakan persoalan serius yang harus disikapi oleh Pemerintah Daerah khusuanya Dinas Perdagangan kota Sorong.

Kuat dugaan, kelangkaan BBM jenis Solar ini disebabkan oleh adanya praktek penimbunan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan yang lebih besar.(*)