Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dishub Tidore Lakukan Sidak Speedboat Bocor

0 22

Tidore, TN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pelabuhan Penyeberangan Rum Tidore.

Sidak ini dilakukan, setelah dishub mendapat kabar ada speedboat rute Tidore-Ternate alami kebocoran, dari salah seorang penumpang speedboat bernama Kemal Afgansyah.

Di account media sosial (Medsos) facebooknya, Kemal menuturkan bahwa speedboad yang dia tumpangi bersama sembilan orang lainnya mengalami kebocoran di bagian depan dekat stir.

Air merembes masuk. Saat itu, menurut Kemal, juragan berteriak meminta penumpang mundur dan duduk di bangku belakang. Kemudian membagi seluruh baju pelampung ke penumpang.

“Ya Allah, ini pengalaman bagi masyarakat Tidore dan Ternate. Kalau naik speedboat tolong suruh juragan cek kondisi, apakah speedboat bocor atau tidak,” tulis Kemal dalam akun facebooknya.

Dalam sidak yang dilakukan secara mendadak itu, ditemukan tiga hingga empat speedboat, tidak diizinkan berlayar. “Kami suruh ikat tali untuk tidak berlayar,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad kepada wartawan, disela-sela proses sidak, Kamis (31/1).

Daud menjelaskan, kejadian itu terjadi di depan Pelabuhan Ferry Bastiong Ternate. “Speednya menabrak batang kayu saat dari Tidore ke Ternate,” ungkap Daud.

Dishub, kata Daud, akan terus mengawasi setiap kelayakan armada. Bagi yang tidak memenuhi standar keselamatan, akan ditindak tegas. Pertama, teguran terhadap nakhoda dan anak buah kapal. Jika lalai, maka tidak diizinkan berlayar. “Untuk faktor Keselamatan kami tidak ada kompromi,” tegas Daud.

Dia menjelaskan, Undang-undang Nomor 17 tentang Pelayaran, otoritas penuh di pelabuhan adalah Kementerian Perhubungam Laut dalam hal ini Syahbandar. “Merekalah yang mengeluarkan surat perintah berlayar,” katanya.

Dishub Tidore, menurut Daud, bergerak sesuai dengan peraturan daerah. “Kami memang sebatas mengawasi. Tapi koordinasi dengan Syahbandar tetap kami lakukan. Karena keselamatan menjadi prioritas,” jelas Daud.

Untuk diketahui, jumlah maksimal penumpang speedboat rute Tidore – Ternate sebanyak 16 orang. Namun belakangan ini, gelombang di perairan Maluku Utara cukup tinggi. Sehingga, jumlah penumpang dikurangi hingga 8-10 orang.

Terkait hal itu, Daud katakan, jika cuaca ekstrem, jumlah manifest disepakati antara juragan dan penumpang. “Kalau cuaca sudah membaik maka jumlah penumpang kembali normal seperti biasa. 16 orang. Itu sesuai dengan dokumen speedboat,” tandas dia.(*)

Anda mungkin juga berminat