Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dinyiyir Sebagai Pemborosan, Ini Bantahan Kajagung

0 48

Bali, TN – Jaksa Agung HM Prasetyo membantah kalau penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan RI di Bali sebagai pemborosan.

“Tidak benar pemborosan,” tegas Prasetyo dalam konferensi persnya di Bali usai membuka Rakernas Kejaksaan RI 2018 di Grand Inn Hotel, Sanur, Bali, Selasa (27/11/2018).

Jaksa Agung Prasetyo menyebut sedikitnya ada tiga hal yang menunjukkan bahwa pelaksanaan Rakernas Kejaksaan di Bali sangat menguntungkan.

Pertama, Bali adalah tempat yang tepat dalam menyelenggarakan acara sebab secara geografis lokasinya berada di tengah wilayah Indonesia.

Dengan begitu Kejaksaan seluruh Indonesia tidak merasa teralu jauh melakukan perjalanan menuju Rakernas.

Selanjutnya, image Bali sebagai ikon wisata di Indonesia dipercaya akan meningkat. “Tentunya menyelenggarakan rapat akan menjadi publikasi untuk mengenalkan aset kita dan mendukung pariwisata,” kata Prasetyo.

Alasan ketiga, pemilihan Grand Bali Beach Hotel sebagai lokasi rakernas berdampak positif pada pemasukan negara. Sebab, hotel ini aset negara sebab dimiliki oleh BUMN.

Di kesempatan yang sama, Prasetyo menyebutkan ada beberapa poin penting yang akan dibahas dalam Rakernas Kejaksaan 2018 yang berlangsung hinga 30 november mendatang.

Mulai dari tantangan Kejaksaan dalam menghadapi perkembangan ekonomi sosial politik saat ini, peningkatan perhatian Kejaksaan pada pemilu 2019, peningkatan integritas jaksa, hingga pembahasan beberapa kasus penting terutama terkait UU ITE.

Beberapa hal lain yang juga akan dibahas adalah harapan supaya Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) yang menjadi andalan Kejaksaan bisa dirawat keberlanjutannya.

Menurut Prasetyo, TP4 akan menjadi andalan Kejaksaan dalam mengurangi kasus yang berkaitan dengan proyek pembangunan pemerintah. Terlebih, saat ini, banyak proyek strategis yang sedang dilakukan pemerintah.

“Dengan TP4 kita lebih baik mencegah dari pada menindak. Tetapi, kalaupun dalam pelaksanaan melakukan pencegahan ditemukan bukti dan fakta kuat maka akan kita tindak,” kata Prasetyo.

Sebelumnya, tersiar isu pemborosan terkait pelaksanaan Rakernas Kejaksaan RI yang diselenggarakan di Bali.