Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Diduga Keroyok Warga Anggota DPR RI Dipolisikan

0 571

Jakarta, TN – Oknum anggota DPR RI dari Komisi III bersama ajudannya diduga melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang warga Ronny Yuniarto Kosasih (40) yang terjadi di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta, Ahad (10/06/2018) lalu. Kelakuan “preman” anggota DPR RI dari PDIP itu dilakukan dihadapan istri dan kedua anak korban yang masih kecil.

“Klien kami dikeroyok dan dipukuli, istrinya juga kena pukulan, anaknya teriak menangis melihat ayah dan ibunya di pukul,” ujar pengacara korban, Febby Sagita saat melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis (21/06/2018).

Menurut Febby, kronologis yang dialami kliennya tersebut diawali saat korban sedang ditilang polisi lalulintas karena kendaraan yang dikemudikannya masuk jalur busway. Dibelakang mobil korban, ada satu mobil Rolls Royce B 88 NTT juga masuk jalur busway yang diduga ditumpangi oleh anggota DPR RI dari Komisi III, Herman Herry.

“Mungkin karena lama menunggu, Herman Heri langsung turun dari mobil dan memukul korban tanpa alasan yang jelas. Lalu kemudian ajudan-ajudan Herman Heri langsung turun dan mengeroyok korban,” tutur Febby.

Diutarakan Febby, polisi lalulintas yang tengah melakukan razia hanya menonton aksi brutal tersebut. Istri Korban yang membantu melerai bahkan ikut dipukul oleh ajudan Herman Heri tanpa mempedulikan ada dua anak korban yang masih kecil berusia 7 tahun dan 10 tahun.
;Kedua anak korban menangis didalam mobil melihat kedua orang tuanya dianiaya,” tegas Febby.

Dia melanjutkan, karena kalah jumlah, akhirnya korban menyerah dan diminta oleh polisi memindahkan mobilnya ke Masjid Pondok Indah untuk penyelesaian lebih lanjut. Akan tetapi sesampainya di Masjid Pondok Indah, Polisi dan Herman Herry malah langsung kabur tidak menyusul korban di Masjid Pondok Indah.

Korban yang tetap kena tilang oleh polisi tersebut langsung melakukan visum di RSPP dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Jakarta Selatan. 

“Tapi karena sudah mendekati Idul Fitri, pihak kepolisian mengatakan akan menindaklanjuti perkara ini setelah libur lebaran, pada Kamis 21Juni 2018,” ungkapnya.

Kapolres Jaksel, Kombes Pol Indra Jaffar membenarkan adanya laporan dugaan pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota DPR RI. “Ya, benar ada laporan tersebut, tentu akan kami proses,” terangnya. (*)