Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Begini Sosok Almarhum Sertu Anumerta Handoko Dimata Keluarga

0 643

Sorong, TN –  Duka mendalam masih dirasakan keluarga Sertu (Anumerta) Handoko, prajurit TNI yang gugur ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pos TNI 755/Yalet di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga pada 03 Desember 2018.

Firasat terakhir yang dirasakan keluarga sebelum Handoko meninggal, adalah salah satu kakak perempuan Handoko bermimipi didatangi oleh almarhum. Didalam mimpi, Handoko datang kepadanya untuk berpamitan dan juga mencium kaki sang kakak yang tertua.

“Kakaknya bertanya, kenapa pamit lagi ? kamu kan sudah pamit. Jawaban Almarhum katanya nggak apa-apa, siapa tahu saya gak pulang lagi,”ujar nenek almarhum, Septian, saat menceritakan mimpi kakak dari almarhum Handoko kepada wartawan, Kamis (06/12).

Kata Septian, Almarhum semasa hidupnya merupakan sosok yang penurut, pendiam, serta berbakti kepada orang tua. Olehnya itu, kepergiannya Almarhum membuat keluargabegitu terkejut dan sangat terpukul. Terlebih almarhum merupakan anak laki-laki satu-satunya dari lima bersaudara.

“Kesedihan kami tidak bisa lagi diungkapkan dengan kata-kata, kami benar-benar merasa kehilangan,”kata Septian dengan mata yang berkaca-kaca.

Sebagaimana diketahui, Almarhum Sertu Handoko gugur ditembak oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Senin (3/12)

Kini jenazah sudah dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tri Jaya Sakti, HBM, kota Sorong, Kamis (06/12). Untuk menghormati dan menghargai jasa almarhum, pangkat Handoko dari Sersan Dua (Serda) dinaikkan satu tingkat lebih tinggi menjadi Sersan Satu (Sertu) Anumerta.