Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Banyak Turis Batalkan Kunjungan Ke Maluku

0 54

Ambon, TN – Akibat Kenaikan harga tiket pesawat sejumlah maskapai penerbangan tujuan Maluku dan sebaliknya membuat banyak turis yang membatalkan kunjungannya ke Provinsi Maluku khususnya Kota Ambon, sehingga ikut mempengaruhi dunia pariwisata di Maluku.

Ketua Association of Indonesian Tours dan Travel Agencies (ASITA) Maluku Faruk Baadilla mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat yang terlampau tinggi beberapa waktu lalu sangat mengganggu masyarakat khususnya pengembangan sektor pariwisata di daerah tersebut.

“Yang kita sayangkan itu kenaikan tiket pesawat ikut mengganggu pariwisata, banyak tamu yang mau datang ke Maluku membatalkan perjalanan karena tiket yang sangat mahal,” kata Faruk kepada wartawan, di Ambon, Rabu (23//1).

Dia mengungkapkan, mahalnya harga tiket pesawat untuk tujuan Ambon dan sebaliknya membuat banyak warga membatalkan kunjungannya dan memilih lokasi wisata lainnya di luar Maluku.

Meski tidak menyebutkan secara detail berapa jumlah wisatawan yang membatalkan rencana kunjungan ke Ambon, namun dia memastikan banyak yang batal ke Ambon karena harga tiket yang terlampau mahal.

“Itu yang sangat kami sayangkan, banyak tamu memilih ke tempat lain padahal tujuan mereka sebelumnya itu ingin datang ke Maluku,” ungkapnya.

Dia mengatakan terkait maslaah itu, pihaknya langsung terbang ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan sejumlah manajemen maskapai penerbangan. Hal itu terpaksa dilakukan kata Faruk karena harga tiket untuk wilayah Indonesia bagian timur termasuk Maluku tak kunjung turun.

“Kita berkomunikasi dengan pihak Garuda dan maskapai lain, karena harga tiket untuk wilayah Indonesia Timur selalu tinggi, sedangkan wilayah lain sudah turun, dan setelah koordinasi itu harga tiket mulai turun,” paparnya.

Dia bersyukur, karena saat ini harga tiket tujuan Ambon sudah turun meski belum normal seperti biasa.

“Alhamdulillah harga tiket Jakarta-Ambon sudah Rp 2 juta lebih, mudah-mudahan ke depan harus minimalkan dengan harga standar,” katanya.

Sementara itu Sales Manager Garuda Indonesia Wilayah Ambon, Norman Hadipratama mengaku, kenaikan harga tiket pesawat beberapa waktu lalu kini telah turun hingga 60 persen.

Menurutnya, kenaikan harga tiket yang sempat terjadi itu lebih disebabkan karena tingginya jumlah konsumen yang ingin menggunakan jasa penerbangan.

“Itu hukum ekonomi, tingginya permintaan otomatis harganya naik, tapi saat ini kan sudah turun dan penurunan itu karena banyak warga yang mengeluh jadi kita sesuaikan harganya, saya rasa penurunannya sudah sangat besar,” tandas dia.(*)

Anda mungkin juga berminat