Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

9 Kepala Daerah di Malut Akan Diperiksa

0 24

Ternate, TN – 9 kepala daerah di Provinsi Maluku Utara yang telah mendeklarasikan diri mendukung Calon Presiden (Capres) 01 Jokowi-Ma’ruf beberapa waktu lalu di Jakarta, akan diperiksa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI.

Ancaman tersebut dilontarkan Ketua Bawaslu RI, Abhan kepada wartawan, di Grand Dafam Internasional Hotel Ternate, Provinsi Maluku Utara, Selasa (12/2).

“Kami akan menindaklanjuti soal deklarasi itu, apakah dalam deklarasi kapasitas mereka sebagai kepala daerah atau pimpinan partai? Kami akan tindaklanjuti itu,” kata Abhan.

Deklarasi 9 Kepala daerah asal Maluku Utara itu dilakukan di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma’ruf, Jalan Proklamasi, Minggu 3 Februari 2019 lalu.

Dimana, ada enam kepala daerah hadir dalam deklarasi itu, yaitu Wali Kota Tidore Ali Ibrahim, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Bupati Kepulauan Sula Hendrata Theis, Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, dan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus.

Sementara tiga kepala daerah lainnya diklaim ikut mendukung, tapi berhalangan hadir yakni Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman, Bupati Halmahera Timur Muhdin, dan Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba. Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Alien Mus, serta belasan Anggota DPRD Provinsi Malut lainnya.

Abhan mengaku, pengawasan pemilu di 2019 sangat kompleks serta perlu kesiapsiagaan bagi jajaran Bawaslu guna mengantisipasi berbagai hal pelanggaran.

“Fokus kami di Pileg Hingga Pilpres adalah pelanggaran Money Politik, juga netralitas ASN dan TNI-Polri,” ujarnya.(*)