Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

36 Pengacara Siap Dampingi Ardila Soal Kematian Brigpol YS

0 325

Sorong, TN – Sebanyak 36 Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Sorong, siap mendampingi Ardila Rahayu Pongoh selaku istri dari almarhum Brigpol YS.

“Kami ingin beritahukan bahwa ibu Ardila ini tidak sendiri, ia didampingi oleh 36 pengacara, baik senior maupun junior dari PBH Peradi,”ujar Sekretaris Peradi Sorong, Max Mahare, usai menyambangi Polres Sorong Kota, Senin (07/01),

Kedatangan sekertaris Peradi beserta tim PBH lainnya ke Mapolresta Sorong Kota ini dalam rangka mendampingi Ardila untuk mengecek sejauh mana proses penyidikan yang dilakukan Polres Sorong Kota.

Pihaknya berharap, kepolisian melakukan penyidikan sesuai dengan KUHP dan bukan berdasarkan pendapat ataupun rekaan dari seseorang, atau masyarakat, dan keluarga korban.

Max mengungkapkan, Psikologis kliennya terganggu dengan adanya permasalahan ini, dikarenakan belum mendapat kepastian mengenai penyebab lain meninggalnya almarhum Brigpol YS.

“Secara psikologis, diluar sana klien kami cukup terganggu dengan adanya permasalahan ini, motif penyebab kematian almarhum itu belum jelas. Maka sepanjang itu pula klien kami ini akan merasa terganggu secara Psikologis.  Karena kita ketahui bersama, pada saat di TKP itu hanya ada istri, anak, dan korban,”jelas Max Mahare.

Sebelumnya, Anggota Brimob berpangkat Brigpol  itu ditemukan gantung diri di kediamannya di jalan Bambu kuning, KM. 12 kota Sorong, Kamis (29/8/2018) lalu.

Guna memastikan penyebab kematian anggota Brimob tersebut, Ditreskrimum Polda Papua Barat bersama Sat Reskrim Polres Sorong Kota, Selasa (23/10) lalu melakukan pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum  (TPU) KM. 10 Masuk, kota Sorong.

Pembongkaran makam tersebut guna dilakukan otopsi,  berdasarkan permintaan keluarga almarhum yang merasa kematian almarhum tidak wajar dan memiliki kejanggalan.

Anda mungkin juga berminat